Banjir Bandang Terjang Agam, 90 Kepala Keluarga Terdampak
Banjir Bandang Agam, 90 KK Terdampak

Banjir bandang menerjang Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB. Banjir yang dipicu hujan deras ini berangsur surut pada Minggu dini hari, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penyebab Banjir Bandang di Agam

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa banjir bandang terjadi akibat anomali cuaca di tengah musim kemarau. Hujan dengan intensitas tinggi dan pendangkalan aliran Sungai Batang Tumayo menyebabkan air meluap ke permukiman warga. Video yang diterima BNPB memperlihatkan air berwarna cokelat mengalir deras di depan rumah warga, bahkan masuk ke dalam rumah.

Dampak dan Evakuasi

Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir ini. Saat kejadian, sekitar 450 warga mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman. Setelah banjir surut pada Minggu dini hari, sebagian besar pengungsi kembali ke rumah masing-masing. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan BNPB

Abdul Muhari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan, termasuk gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga diminta menyiapkan tas siaga bencana dan memantau informasi resmi dari BNPB, BPBD, dan BMKG. "Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga