Tangis Haru Keluarga Sambut Korban Selamat KMP Mutiara Sentosa
Tangis Haru Keluarga Sambut Korban Selamat KMP Mutiara

Rombongan pertama korban selamat kebakaran KMP Mutiara Sentosa mulai turun dari kapal di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN) pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Puluhan petugas medis telah berjaga di pelabuhan dan langsung menyambut para penumpang yang keluar dari kapal dalam kondisi lemas dan penuh tekanan.

Evakuasi Berjalan Haru di Pelabuhan GSN

Berdasarkan pantauan detikJatim, proses evakuasi berlangsung tertib meski diwarnai tangis haru dari keluarga korban yang menunggu di area pelabuhan. Anak-anak hingga lansia terlihat mendapat prioritas, sebagian digendong petugas dan sebagian lagi dievakuasi menggunakan kursi roda. Petugas medis secara bergiliran mengangkut sekitar 6-7 penumpang dengan kursi roda, sementara dua anak dan satu orang dewasa digendong keluar dari kapal.

Suasana menjadi haru ketika Devi, salah satu keluarga korban, melihat Deni Tristiawan keluar dari kapal dalam keadaan selamat. Devi bersama keluarganya langsung menangis histeris. Ia tak kuasa menahan haru saat memastikan Deni benar-benar selamat. Namun, pertemuan itu belum bisa dilakukan secara fisik karena Deni masih harus menjalani proses pendataan dan perawatan medis. Devi pun hanya bisa menanti di luar area penanganan sambil terus mengikuti perkembangan dari petugas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Di tengah proses evakuasi, sejumlah petugas tidak hanya membantu korban berjalan, tetapi juga menenangkan anak-anak yang ketakutan. Beberapa penumpang yang terlihat luka ringan langsung mendapatkan pertolongan pertama di lokasi sebelum dirujuk ke rumah sakit jika diperlukan. Petugas medis yang menanti di pelabuhan langsung memeriksa kondisi para korban satu per satu.

Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Lokasi

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi terlihat hadir di Pelabuhan GSN untuk meninjau langsung kondisi para korban selamat. Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Perhubungan itu untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan medis berjalan sesuai prosedur. Para korban yang tiba langsung didata dan mendapat perawatan medis oleh tim gabungan di lokasi.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memastikan insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa akan diselidiki secara menyeluruh. Polda Jawa Timur juga telah turun tangan untuk mengusut penyebab kebakaran kapal yang membawa ratusan penumpang tersebut. Proses penyelidikan dilakukan bersama dengan instansi terkait untuk mengungkap asal mula api.

Data Terbaru Manifest: 231 Selamat, 5 Meninggal

Data yang dihimpun detikJatim dari manifest KMP Mutiara Sentosa mengalami pembaruan. Berdasarkan data terakhir, total penumpang dan awak kapal yang terdaftar mencapai 236 orang. Jumlah korban meninggal dunia tercatat 5 orang, sementara korban selamat mencapai 231 orang. Selain itu, kapal pengangkut korban selamat juga dilaporkan berganti seiring proses evakuasi. Data ini merupakan hasil rekap dari proses evakuasi di perairan Jawa Timur.

Novita Nirmala, Humas Kantor SAR Surabaya, membenarkan angka tersebut. "Update evakuasi pukul 21.00 WIB, S = 231 orang, MD 5 orang, total 236 orang," kata Novita. Ia menegaskan bahwa data ini merupakan hasil terbaru dari proses evakuasi yang dilakukan tim SAR bersama instansi terkait.

Sebelumnya, jumlah korban selamat sempat berubah-ubah seiring proses evakuasi. Namun, dengan angka terbaru ini, seluruh penumpang yang terdaftar di manifest telah teridentifikasi. Petugas masih melakukan pencocokan data identitas untuk memastikan keakuratan informasi. Tidak ada lagi laporan korban hilang dari insiden kebakaran yang terjadi di perairan Jawa Timur tersebut.

Tanggung Jawab dan Penanganan Lanjutan

Tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, dan petugas kesehatan terus bekerja di lapangan. Selain melakukan evakuasi, mereka juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban yang menunggu di pelabuhan. Beberapa keluarga korban tampak masih menanti hingga proses pendataan selesai. Posko informasi didirikan agar keluarga dapat memperoleh perkembangan terbaru secara berkala.

Para korban selamat yang membutuhkan perawatan intensif segera dirujuk ke rumah sakit. Sementara itu, korban lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan di posko medis yang didirikan di Pelabuhan GSN. Pemerintah daerah setempat juga membantu memfasilitasi proses identifikasi dan pemulangan korban.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa menjadi salah satu peristiwa besar yang mendapat perhatian nasional. Pemerintah berjanji akan mengusut tuntas penyebab kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban selamat telah berada di tempat aman dan mendapatkan penanganan yang layak.