Badai Nils Terjang Catalonia, 25 Orang Terluka dan 53 Penerbangan Dibatalkan
Badai Nils Terjang Catalonia, 25 Terluka dan 53 Penerbangan Batal

Badai Nils Landa Catalonia, Sebanyak 25 Orang Alami Luka-Luka

Wilayah Catalonia di timur laut Spanyol dilanda angin kencang dengan kecepatan luar biasa yang melebihi 100 kilometer per jam pada Kamis, 12 Februari 2026. Kejadian cuaca ekstrem ini mengakibatkan korban luka mencapai 25 orang, termasuk satu korban dengan kondisi serius yang memerlukan perawatan intensif.

Kecepatan Angin Capai 105 Km/Jam di Pelabuhan Barcelona

Berdasarkan laporan dari otoritas perlindungan sipil setempat yang dikutip oleh AFP, hembusan angin tercatat mencapai kecepatan maksimal 105 kilometer per jam di kawasan pelabuhan Barcelona. Angin dengan kekuatan dahsyat ini menyebabkan berbagai kerusakan signifikan, seperti tumbangnya pohon-pohon besar dan robohnya tembok-tembok bangunan.

Keadaan darurat memicu puluhan panggilan dari warga yang meminta bantuan. Dari total korban, sebanyak lima orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, 20 orang lainnya menerima penanganan medis di tempat kejadian atau fasilitas kesehatan terdekat.

Dampak Luas pada Transportasi dan Aktivitas Publik

Bandara El Prat Barcelona, yang merupakan bandara tersibuk kedua di Spanyol, turut merasakan dampak buruk dari cuaca ini. Operator bandara, Aena, mencatat bahwa sebanyak 53 penerbangan terpaksa dibatalkan dan delapan penerbangan lainnya dialihkan ke bandara alternatif untuk menghindari risiko kecelakaan.

Tidak hanya sektor penerbangan yang terdampak, sejumlah ruas jalan utama dan jalur kereta api juga mengalami gangguan akibat angin kencang dan material yang bertebaran. Pemerintah wilayah Catalonia, yang dihuni oleh sekitar delapan juta penduduk, mengambil langkah tegas dengan menangguhkan seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah serta menunda janji medis yang tidak bersifat mendesak.

Warga setempat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar rumah hingga Kamis malam guna menghindari bahaya yang mungkin timbul dari cuaca ekstrem ini. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi untuk meminimalisir korban lebih lanjut.

Badai Nils Juga Melanda Portugal dan Prancis

Badai yang dinamai Nils ini tidak hanya berdampak di Spanyol, tetapi juga melanda sebagian wilayah Portugal dan Prancis. Badan meteorologi nasional Spanyol telah mengeluarkan peringatan merah untuk angin kencang dan gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sepanjang pantai Basque.

Di Portugal, dilaporkan terjadi banjir yang menyebabkan sebagian jembatan layang di jalur tol antara Lisbon dan Porto runtuh. Sementara di Prancis, seorang sopir truk ditemukan tewas di wilayah barat daya yang juga berada dalam status peringatan cuaca merah. Kejadian ini menegaskan betapa seriusnya dampak dari badai Nils yang melintasi beberapa negara di Eropa.

Cuaca ekstrem seperti ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antarlembaga dalam menangani bencana alam, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap perubahan cuaca drastis.