Empat penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang melanda kapal tersebut di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8). Kapal yang tengah berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu mengangkut sekitar 250 orang penumpang saat api mulai berkobar.
Basarnas melalui Kepala Biro Humas dan Umum, Hendra Sudirman, menyampaikan bahwa hingga pukul 15.15 WIB, sebanyak 218 orang penumpang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 214 orang dalam keadaan selamat, sementara empat orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.
"218 orang korban terevakuasi. 214 selamat dan empat meninggal dunia," kata Hendra kepada CNNIndonesia.com, Minggu (2/8).
Kronologi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Insiden kebakaran ini pertama kali terdeteksi oleh petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari informasi yang diterima dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal memberikan konfirmasi resmi mengenai kejadian tersebut kepada petugas siaga.
Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak perusahaan kapal, nakhoda melaporkan bahwa api mulai membakar kapal di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Namun, setelah laporan tersebut disampaikan, komunikasi dengan nakhoda terputus dan tidak dapat dihubungi kembali.
Koordinasi dan Penentuan Posisi Kapal
Tim SAR langsung bergerak untuk melakukan berbagai langkah koordinasi setelah informasi kebakaran diterima. Pada pukul 08.30 WIB, Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk melacak dan memastikan posisi terakhir kapal. Koordinasi kemudian dilanjutkan pada pukul 09.00 WIB antara Pos SAR Sumenep dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget.
Hasil komunikasi SROP dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi kejadian pada pukul 09.45 WIB berhasil memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2, yakni berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Informasi tersebut menjadi kunci dalam menentukan arah operasi evakuasi dan pencarian.
Unsur SAR yang Diterjunkan
Dalam operasi pencarian dan pertolongan ini, sejumlah unsur dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi. Berikut beberapa unsur yang terlibat:
- KN SAR 249 Permadi
- Kantor SAR Surabaya
- Pos SAR Sumenep
- Syahbandar Surabaya
- VTS Surabaya
- SROP Kalianget
- KSOP Kalianget
- Kapal Meratus Project 3
- TB Hasnur 26
Seluruh unsur tersebut berkoordinasi secara intensif untuk memastikan keselamatan para penumpang dan mempercepat proses evakuasi. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan di perairan utara Sumenep.
Insiden kebakaran kapal penumpang ini menjadi perhatian publik karena melibatkan puluhan korban. Proses evakuasi yang dilakukan Basarnas bersama instansi terkait diharapkan dapat segera menemukan seluruh penumpang yang belum terjangkau. Kapal jenis KMP (Kapal Motor Penumpang) memang kerap menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat yang hendak menyeberang antarpulau di Indonesia, sehingga insiden seperti ini menegaskan pentingnya standar keselamatan pelayaran.
Sementara itu, pihak Basarnas terus berupaya melakukan pendataan terhadap seluruh penumpang serta memastikan keluarga korban mendapatkan informasi terbaru. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan proses evakuasi kepada petugas yang berwenang.



