Setiap musim panas, orangtua di China biasanya mengisi liburan anak dengan berbagai kegiatan, mulai dari kamp pelatihan fisik yang mahal hingga perjalanan ke Afrika untuk mengamati migrasi satwa liar. Namun, dalam dua tahun terakhir, muncul tren baru yang semakin diminati: kelas financial quotient (FQ) atau kecerdasan finansial.
Program ini banyak dipilih oleh orangtua yang khawatir terhadap masa depan anak mereka di tengah persaingan kerja yang semakin ketat. Melalui kelas tersebut, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi sosok yang cakap mengelola uang dan berjiwa wirausaha, bahkan dijuluki sebagai calon "Warren Buffett kecil".
Mengapa Kelas FQ Populer?
Kelas FQ dirancang untuk mengajarkan anak-anak tentang konsep dasar keuangan, seperti menabung, berinvestasi, dan mengelola risiko. Materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan, misalnya melalui permainan peran atau simulasi bisnis. Orangtua modern di China semakin menyadari pentingnya literasi keuangan sejak dini, terutama di era ekonomi yang tidak menentu.
Menurut sebuah survei yang dikutip oleh media lokal, lebih dari 70 persen orangtua di kota-kota besar China menganggap pendidikan keuangan penting untuk anak-anak mereka. Hal ini mendorong banyak lembaga pendidikan untuk menawarkan program FQ dengan berbagai tingkat harga, mulai dari kelas online murah hingga kelas privat dengan biaya jutaan yuan.
Dampak Positif dan Kritik
Para pendukung program ini berpendapat bahwa kelas FQ membantu anak-anak mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kemandirian, dan rasa tanggung jawab. Mereka juga belajar tentang pentingnya perencanaan masa depan. Namun, tidak sedikit yang mengkritik bahwa program ini terlalu menekankan pada materi dan bisa menghilangkan masa kecil yang bahagia.
Seorang orangtua di Beijing, yang diwawancarai oleh Kompas.com, mengatakan, "Saya ingin anak saya memiliki kemampuan finansial yang baik, tapi saya juga tidak ingin ia kehilangan kegembiraan masa kecilnya. Kami memilih kelas yang menyenangkan dan tidak terlalu membebani."
Biaya dan Aksesibilitas
Biaya kelas FQ bervariasi. Ada yang terjangkau, sekitar 100 yuan (sekitar Rp220.000) per sesi, hingga kelas premium yang bisa mencapai 10.000 yuan (sekitar Rp22 juta) untuk program intensif. Beberapa lembaga bahkan menawarkan program di luar negeri, seperti mengunjungi bursa efek di Hong Kong atau Singapura.
Namun, akses terhadap pendidikan FQ masih terbatas di daerah pedesaan. Sebagian besar kelas ini tersedia di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen. Pemerintah China sendiri mulai mendorong integrasi literasi keuangan ke dalam kurikulum sekolah, meskipun belum merata.
Masa Depan Pendidikan Finansial Anak
Dengan semakin ketatnya persaingan global, orangtua China terus mencari cara untuk memberikan keunggulan bagi anak-anak mereka. Kelas FQ dipandang sebagai investasi jangka panjang. Beberapa pakar pendidikan memperkirakan tren ini akan terus meningkat, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kecerdasan finansial.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar orangtua tidak memaksakan anak-anak mereka. Pendidikan keuangan harus disesuaikan dengan usia dan minat anak. Yang terpenting adalah anak-anak tetap bahagia dan sehat secara mental, sambil dibekali keterampilan hidup yang bermanfaat.



