Hedi Yunus: Kurang Tidur Sebabkan Vertigo hingga Dirawat di ICU
Hedi Yunus: Kurang Tidur Sebabkan Vertigo Dirawat ICU

“Memang jam tidur saya kacau,” ujar Hedi Yunus kepada media saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026). Pernyataan tersebut disampaikan untuk mengungkap penyebab dirinya sempat tumbang dan harus dirawat di ruang ICU rumah sakit pada awal tahun ini.

Hedi menjelaskan bahwa kondisi fisiknya menurun drastis akibat kebiasaan tidur yang tidak teratur. Ia mengaku kerap begadang dan sering kali melewatkan waktu tidur malam demi menyelesaikan pekerjaannya. Lambat laun, tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan yang serius.

Puncaknya, Hedi mengalami serangan vertigo yang hebat. Vertigo tersebut mengakibatkan ia kehilangan keseimbangan dan merasakan pusing luar biasa, sehingga ia tidak mampu berdiri tegak. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit. Karena kondisinya yang tidak stabil, tim dokter memutuskan untuk merawat Hedi di ruang ICU.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Hubungan Kurang Tidur dan Vertigo

Vertigo sering kali dianggap sebagai penyakit, padahal sebenarnya vertigo adalah gejala dari gangguan keseimbangan tubuh. Penderita vertigo akan merasakan sensasi berputar pada dirinya sendiri atau lingkungan sekitarnya, sehingga berdiri dan berjalan terasa sangat berat. Gejala lainnya bisa berupa mual, muntah, dan telinga berdenging.

Kurang tidur diketahui menjadi salah satu pemicu utama timbulnya vertigo. Istirahat yang tidak cukup membuat tubuh menjadi lelah dan stres, yang pada akhirnya mengganggu fungsi sistem vestibular pada telinga dalam. Sistem vestibular tersebut berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh manusia.

Selain itu, kurang tidur juga melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat proses regenerasi sel saraf. Dampak ini membuat seseorang lebih rentan mengalami gangguan neurologis, termasuk keluhan vertigo. Tidak sedikit kasus vertigo yang kambuh justru terjadi ketika penderitanya berada dalam kondisi kelelahan atau kurang tidur.

Dampak Serangan Vertigo pada Aktivitas

Serangan vertigo yang dialami Hedi Yunus bukan sekadar pusing ringan. Dalam kondisi yang parah, penderita vertigo dapat jatuh secara tiba-tiba karena kehilangan keseimbangan. Aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berdiri, atau menggerakkan kepala menjadi sangat menyulitkan dan berisiko membahayakan diri sendiri.

Di ruang ICU, kondisi kesehatan Hedi terus dipantau oleh tim dokter. Perawatan intensif dibutuhkan untuk mengatasi gejala yang dialaminya serta memulihkan keseimbangan tubuh. Setelah dinyatakan pulih, Hedi mulai menyadari pentingnya menjaga pola tidur.

Kesadaran itu kini diwujudkan dengan mengubah kebiasaan tidurnya. Hedi mengaku selalu berupaya untuk tidur cukup dan tidak mengabaikan waktu istirahatnya lagi. Hal ini dilakukan agar ia tidak terulang kembali mengalami serangan vertigo yang parah.

Hedi Yunus Kini Menjadikan Istirahat sebagai Prioritas

Sebagai seorang penyanyi, Hedi Yunus memang sering memiliki jadwal aktivitas yang padat. Mulai dari rekaman di studio, latihan vokal, hingga tampil di berbagai panggung di dalam dan luar kota. Semua aktivitas tersebut menuntut fisik yang prima sehingga waktu istirahat harus dijaga betul.

Hedi menyadari bahwa profesi di industri musik kerap membuat pelakunya mengorbankan tidur. Namun, sejak mengalami vertigo, ia memilih istirahat sebagai prioritas utama. Ia tidak memaksakan diri untuk begadang dan memastikan tubuhnya mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

Kini, Hedi sangat memprioritaskan waktu istirahat, terutama tidur yang cukup. Ia bertekad menjaga kesehatan agar tidak kembali dirawat di rumah sakit. Pengalaman pahit itu menjadi pelajaran berharga dalam hidupnya.

Tips Menjaga Pola Tidur agar Terhindar dari Vertigo

Berdasarkan pengalaman yang dialami Hedi Yunus, menjaga pola tidur merupakan langkah penting untuk mencegah vertigo. Berikut beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga kualitas tidur dan kesehatan tubuh secara menyeluruh:

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  • Menetapkan jam tidur dan jam bangun yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan.
  • Menghindari konsumsi kafein atau minuman berenergi beberapa jam sebelum waktu tidur.
  • Memadamkan lampu kamar dan menjauhkan perangkat elektronik untuk menciptakan suasana tidur yang nyaman.
  • Melakukan kegiatan relaksasi seperti membaca buku atau mendengarkan musik lembut sebelum tidur.
  • Menghindari begadang yang tidak perlu dan tetap aktif berolahraga secara teratur.

Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, kualitas tidur dapat meningkat secara signifikan. Risiko terkena vertigo akibat kelelahan dan gangguan keseimbangan tubuh juga dapat diminimalkan. Perjalanan Hedi Yunus menunjukkan bahwa tidur bukan sekadar kebutuhan, melainkan fondasi utama bagi kesehatan dan karier yang panjang.