Jakarta, Kompas.com – Meski memiliki kekayaan mencapai 250 juta dolar AS atau setara Rp4,4 triliun dan sukses sebagai sutradara, Christopher Nolan mengaku tetap setia dengan ponsel jadulnya. Dalam wawancara di program The Tonight Show, Nolan mengungkapkan alasan ia enggan beralih ke ponsel pintar modern, khususnya iPhone.
Alasan di Balik Pilihan Ponsel Jadul
Nolan, yang baru saja menyutradarai film The Odyssey, mengatakan bahwa ketakutannya akan kecanduan parah pada iPhone menjadi penghalang utama. Menurutnya, memiliki ponsel pintar akan membuatnya kehilangan momen-momen berharga di mana ia hanya bisa berpikir tanpa gangguan.
"Saya akan sangat kecanduan. Saya akan kehilangan momen-momen berharga di mana Anda hanya berpikir," kata Nolan kepada pembawa acara Jimmy Fallon.
Pernyataan ini sontak mengejutkan banyak penggemar, mengingat kekayaan dan statusnya sebagai salah satu sutradara paling berpengaruh di Hollywood. Namun, Nolan justru memilih gaya hidup yang lebih minimalis dalam urusan teknologi.
Ponsel Lipat yang Digunakan
Sutradara kelahiran London itu tidak menyebutkan secara spesifik merek ponsel lipat yang ia gunakan, namun ia mengaku sudah memakainya selama bertahun-tahun. Ponsel lipat klasik ini hanya berfungsi untuk menelepon dan mengirim pesan singkat, tanpa akses internet atau aplikasi media sosial.
Pilihan Nolan ini menuai beragam reaksi di media sosial. Sebagian memuji kebijaksanaannya dalam menjaga fokus dan kreativitas, sementara yang lain menganggapnya aneh di era digital. Namun, Nolan menegaskan bahwa keputusannya murni untuk melindungi produktivitas dan kebebasan berpikir.
Harta Kekayaan Nolan
Dengan kekayaan bersih mencapai 250 juta dolar AS, Nolan sebenarnya mampu membeli iPhone versi terbaru sekalipun. Namun, ia lebih memilih untuk tidak tergoda oleh godaan teknologi modern. Faktanya, banyak tokoh sukses di Silicon Valley juga memilih gaya hidup serupa, seperti Jack Dorsey dan Mark Zuckerberg yang diketahui menggunakan ponsel sederhana.
Christopher Nolan dikenal sebagai sutradara yang sangat berhati-hati dalam penggunaan teknologi. Ia bahkan melarang penggunaan ponsel di lokasi syuting untuk menjaga konsentrasi para pemain dan kru. Pendekatan ini mungkin menjadi salah satu kunci kesuksesannya dalam menciptakan film-film blockbuster yang rumit dan penuh pemikiran.
Dampak pada Kreativitas
Nolan percaya bahwa ponsel pintar dapat mengganggu proses kreatif. Dalam wawancara tersebut, ia menjelaskan bahwa momen-momen hening tanpa gangguan sangat penting untuk memunculkan ide-ide segar. Dengan tidak memiliki iPhone, ia bisa lebih fokus pada cerita dan visualisasi film-filmnya.
Pernyataan Nolan ini mengundang diskusi tentang kecanduan ponsel di kalangan publik. Banyak penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ponsel pintar secara berlebihan dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Nolan, dengan pengakuannya, justru menjadi contoh nyata seseorang yang menghindari jebakan tersebut.
"Saya rasa kita semua harus sadar akan bahaya kecanduan teknologi. Kadang, kurang itu lebih," pungkas Nolan.



