Irfan Hakim Kunjungi LASKAR Farm, Saksikan Pembinaan Produktif
Artis dan presenter Irfan Hakim mengaku mendapatkan pengalaman tak terlupakan setelah mengunjungi LASKAR Farm (Sarana Asimilasi dan Edukasi/SAE) di Lapas Kelas IIA Karawang. Didampingi Kepala Lapas Ma'ruf Prasetyo, Irfan berkeliling menyaksikan pemanfaatan lahan seluas tujuh hektare, di mana empat hektare digunakan sebagai area lapas dan tiga hektare lainnya dikembangkan menjadi kawasan produktif yang mencakup peternakan, pertanian, perkebunan, hingga perikanan.
Peternakan Modern dan Pembinaan Karakter
Sebagai pegiat peternakan, perhatian Irfan awalnya tertuju pada kandang-kandang ternak. Ia mengamati budidaya ayam KUB, peternakan domba Dorper dan Texel, penggemukan sapi, serta proses penetasan telur yang dikelola warga binaan. Namun, semakin jauh ia melangkah, semakin luas pula pandangannya. Baginya, yang dibangun di Lapas Karawang bukan sekadar peternakan, melainkan proses membangun kembali manusia. Warga binaan tidak hanya bekerja di peternakan, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan pembinaan seperti pramuka, olahraga, pelatihan keterampilan, barista, kesenian, hingga pembinaan keagamaan. Rutinitas mereka tersusun sejak sebelum Subuh hingga sore hari dengan aktivitas yang produktif.
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Irfan menyoroti program yang dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Saat melihat area persawahan, perkebunan, dan peternakan, ia menilai langkah tersebut merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Menteri Imipas Agus Andrianto dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan. "Setiap jengkal tanah dimanfaatkan terus. Ini luar biasa. Saya melihat sendiri bagaimana lahan yang tadinya kosong sekarang menjadi sawah, kebun, peternakan, dan semuanya produktif. Ini bukan sekadar pembinaan, tapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan," kata Irfan dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2026).
Apresiasi Kepemimpinan Kemenimipas
Irfan juga mengapresiasi kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto beserta Sekretaris Jenderal Kemenimipas Asep Kurnia yang dinilainya berhasil mendorong seluruh jajaran pemasyarakatan menjalankan program-program berdampak langsung. "Yang saya lihat hari ini bukan hanya slogan. Programnya benar-benar berjalan. Arahan Pak Menteri Agus Andrianto dan Pak Sekjen Asep Kurnia diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan. Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh petugas yang mampu menghadirkan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program pemerintah," ujar Irfan.
Momen Haru: Panggilan Video dengan Keluarga
Suasana haru terasa ketika Irfan menyaksikan layanan Wartelsus (Warung Telekomunikasi Khusus) yang memungkinkan warga binaan melakukan panggilan video dengan keluarga. Seorang ayah berbincang dengan anaknya yang masih kecil. Dengan mata berkaca-kaca, Irfan menyapa sang anak, "Doakan bapaknya ya. Tungguin bapaknya pulang ya." Momen itu membuat suasana mendadak hening. Bagi Irfan, kerinduan keluarga menjadi pengingat bahwa setiap orang tetap memiliki harapan untuk memperbaiki hidup.
Fasilitas Pembinaan Lengkap
Perjalanan berlanjut ke berbagai fasilitas pembinaan lainnya, termasuk rumah ibadah bagi seluruh pemeluk agama, ruang laundry, area olahraga, sawah, kebun, hingga peternakan yang seluruhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan. Di tengah kunjungan, Irfan beberapa kali mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengajak masyarakat untuk tidak merasa lebih baik dari orang lain hanya karena berada di luar tembok penjara. "Jangan merasa bersih. Bisa jadi kita juga punya banyak kesalahan yang masih Allah tutupi. Mereka sedang menjalani proses memperbaiki diri," ungkapnya penuh haru.
Pesan Syukur dan Manfaatkan Kebebasan
Menurut Irfan, kebebasan yang dimiliki setiap orang merupakan nikmat yang sering terlupakan. Ia mengingatkan agar kesempatan tersebut digunakan untuk hal-hal bermanfaat. "Selagi masih diberikan kebebasan, jangan disia-siakan. Syukuri nikmat Allah," pesannya.
Kalapas: LASKAR Farm Bentuk Karakter dan Dukung Ketahanan Pangan
Kepala Lapas Karawang Ma'ruf Prasetyo menegaskan bahwa seluruh program pembinaan sejalan dengan arahan Menteri Agus. "LASKAR Farm bukan hanya menghasilkan produk peternakan dan pertanian. Yang paling penting adalah membentuk karakter, tanggung jawab, disiplin, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah," ujar Ma'ruf.
Pengalaman Spiritual dari Balik Tembok Penjara
Di penghujung kunjungan, Irfan mengaku membawa pengalaman spiritual yang tak terlupakan. Baginya, hidayah bisa datang dari mana saja, termasuk dari balik tembok lembaga pemasyarakatan. Ia menutup kunjungan dengan rasa syukur mendalam, bukan hanya karena melihat peternakan yang berkembang, tetapi juga karena menyaksikan bagaimana program pembinaan Kemenimipas mampu menghadirkan harapan baru bagi warga binaan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional.



