Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Ivanka Slank, gitaris legendaris band Slank, kehilangan ibunda tercintanya, Nikma Arifin binti Muchsin. Kabar ini beredar melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Senin (3/8/2026).
Dalam keterangan yang diterima media, keluarga menyampaikan pesan: “Dengan penuh duka cita kami mengabarkan telah berpulang ke rahmatullah: Almarhumah Nikma Arifin binti Muchsin, Ibunda Dari Mas Ivanka Slank.” Pesan ini menjadi pengumuman resmi bagi publik mengenai kepergian sang ibunda.
Doa dan Harapan Keluarga
Keluarga juga menyertakan doa yang menyentuh: “Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, melimpahkan rahmat-Nya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di surga terbaik-Nya.” Doa tersebut menggambarkan harapan tulus agar almarhumah diterima di sisi Tuhan.
Nama Nikma Arifin binti Muchsin memiliki makna bahwa almarhumah adalah putri dari Muchsin. Istilah “binti” dalam bahasa Arab berarti “putri dari”, lazim digunakan dalam penamaan orang Indonesia yang berakar dari tradisi Islam. Gelar “Almarhumah” menandakan bahwa yang berpulang adalah seorang muslimah, dan umat Islam Indonesia lazim menyifatkannya sebagai harapan untuk mendapatkan rahmat Allah.
Ivanka Slank dan Perjalanan Kariernya
Ivanka lahir dengan nama lengkap Ivan Kurniawan pada 29 Mei 1965. Sejak awal, ia tampil sebagai gitaris utama Slank, band yang berdiri pada 1983. Slank awalnya merupakan grup musik yang kerap berganti nama, termasuk pernah menggunakan nama Cikini Stones Complex, sebelum akhirnya menetapkan nama Slank yang melegenda hingga kini.
Bersama Bimbim, Kaka, Ridho, dan Andi, Ivanka menjadi bagian inti yang membentuk karakter musik Slank. Selama lebih dari empat dekade, Slank telah melahirkan puluhan lagu populer seperti “Mawar Merah”, “Terlalu Manis”, “Ku Tak Bisa”, dan “Balik Kanan”. Lagu-lagu tersebut tidak hanya menjadi hits di era masing-masing, tetapi juga terus dikenal lintas generasi.
Slank dan Warna Musik Indonesia
Slank tidak hanya dikenal sebagai band rock, melainkan juga sebagai fenomena budaya. Mereka kerap mengangkat isu sosial dalam lirik-liriknya, terutama tentang kehidupan rakyat kecil dan kritik terhadap kebijakan. Hal tersebut menjadikan Slank dicintai oleh banyak pecinta musik tanah air, yang menyebut diri mereka sebagai Slankers.
Dalam perjalanan kariernya, Slank juga meraih berbagai penghargaan bergengsi di industri musik Indonesia dan sukses menggelar konser besar yang dihadiri puluhan ribu penonton. Tak hanya itu, Slank aktif dalam berbagai kampanye sosial dan politik, menjadikan eksistensi mereka sebagai band legendaris semakin kokoh.
Duka yang Mendalam untuk Ivanka
Meninggalnya Nikma Arifin binti Muchsin menyisakan duka yang mendalam, terutama bagi Ivanka dan keluarga besar. Dalam suasana berkabung ini, keluarga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana pemakaman. Hingga berita ini diturunkan, informasi yang beredar baru sebatas pengumuman duka dan lokasi penyemayaman jenazah di kediaman keluarga di Tebet, Jakarta Selatan.
Selama bertahun-tahun, Ivanka dikenal sebagai pribadi yang sangat dekat dengan ibunya. Meskipun kerap tampil santai di atas panggung, perhatian dan cintanya kepada sang ibu tidak pernah pudar. Kepergian ibunya ini menjadi kehilangan besar yang tak tergantikan.
Semoga almarhumah Nikma Arifin binti Muchsin mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan. Masyarakat pun turut mengucapkan belasungkawa, menanti kabar selanjutnya dari pihak keluarga.



