Denny Sumargo, yang akrab disapa Densu, mengungkapkan bahwa ia sempat mengundang Ruben Onsu untuk hadir dalam podcast yang menampilkan Sarwendah sebagai bintang tamu. Undangan tersebut disiapkan sejak awal agar tayangan yang dihasilkan berimbang dan tidak hanya menyajikan satu sudut pandang.
Saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026), Densu menjelaskan alasan di balik undangan tersebut. "Kan gue udah cerita. Awalnya kan dari Sarwendah, kemudian enggak mungkin lah kita enggak undang dari pihak RO (Ruben Onsu) karena ini kan podcast sebagai media. Karena kalau satu sisi kan pesannya enggak both side, enggak bagus," kata Denny Sumargo.
Undangan untuk Ruben Onsu Dikirim Sebelum Rekaman
Denny Sumargo mengaku tidak ingin konten podcast-nya terkesan memihak. Sebelum sesi rekaman dengan Sarwendah dilakukan, timnya sudah menghubungi pihak Ruben Onsu. Hal ini dilakukan agar jika ada persoalan yang mencuat, Ruben Onsu memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara.
"Jadi sebelum Sarwendah, kita juga invite dari RO supaya kalau dia berkenan hadir. Tapi akhirnya hadir dari manajernya," tambah Denny.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses komunikasi dengan tim Ruben Onsu sudah terjalin sejak tahap persiapan. Meski demikian, Ruben Onsu tidak dapat hadir secara langsung pada episode tersebut. Pihak yang hadir mewakili Ruben Onsu adalah manajernya.
Podcast dan Prinsip Keberimbangan
Densu menilai bahwa sebuah podcast sebagai media publik tidak boleh berat sebelah. Tayangan yang hanya menampilkan satu pihak akan membuat pesan yang diterima audiens menjadi tidak utuh. Oleh karena itu, ia berupaya menghadirkan semua pihak yang terkait dengan topik yang dibahas.
"Karena kalau satu sisi kan pesannya enggak both side, enggak bagus," ujarnya menggarisbawahi pentingnya prinsip tersebut.
Dalam praktik jurnalistik, prinsip cover both sides memang menjadi salah satu pedoman utama. Media dituntut untuk mengonfirmasi informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan mengundang Ruben Onsu sejak awal, Densu berusaha menerapkan pedoman tersebut dalam format podcast.
Perbincangan Publik yang Mengemuka
Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah telah menjadi perbincangan publik. Wawancara yang disajikan memicu banyak reaksi dari warganet. Di tengah ramainya pembahasan tersebut, Densu justru menyoroti proses produksi di balik layar, terutama soal undangan untuk Ruben Onsu.
Densu tidak membuka detail isi wawancara bersama Sarwendah. Ia juga tidak menyebutkan alasan mengapa Ruben Onsu tidak bisa hadir secara langsung. Yang ia tegaskan hanyalah bahwa undangan telah disampaikan dan pihak Ruben Onsu merespons dengan mengirimkan manajer.
Manajer Ruben Onsu Menjadi Perwakilan
Kehadiran manajer Ruben Onsu dalam proses undangan menjadi representasi bahwa tim Ruben Onsu mengetahui rencana podcast tersebut. Meski Ruben Onsu tidak tampil di depan kamera, komunikasi antartim tetap terjalin dengan baik.
Densu tampak menghormati keputusan tersebut. Ia tidak mempersoalkan bahwa yang hadir hanya manajer, asalkan pesan tentang keseimbangan informasi dapat tersampaikan. Baginya, langkah mengundang Ruben Onsu sudah merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kreator konten.
Arah Selanjutnya
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari Ruben Onsu mengenai kehadirannya di podcast Denny Sumargo. Publik masih menunggu apakah akan ada episode lanjutan yang menghadirkan Ruben Onsu secara langsung. Namun, Densu telah menyatakan bahwa undangan sudah ia layangkan sejak awal.
Keputusan selanjutnya berada di tangan Ruben Onsu. Jika ia berkenan, Densu tampaknya masih membuka ruang untuk berdialog. Namun, jika tidak, undangan yang sudah disampaikan setidaknya menunjukkan bahwa proses menghadirkan narasumber dilakukan secara adil.
Dengan adanya undangan untuk Ruben Onsu, Densu menunjukkan bahwa ia tidak ingin podcast-nya menjadi ajang pembelaan satu pihak. Ia ingin penonton mendapatkan gambaran yang lebih lengkap sebelum menyimpulkan sesuatu.



