Satgas Pangan Polri Panen 1.470 Ton Bawang Putih di Lombok Timur
Satgas Pangan Polri Panen 1.470 Ton Bawang Putih

Satgas Pangan Polri melaporkan keberhasilan panen raya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Total produksi mencapai 1.470 ton dari lahan seluas 534 hektare yang ditanami varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih.

Produktivitas Tinggi Capai 25 Ton per Hektare

Kasatgas Pangan Daerah Irjen Helfi Assegaf menyatakan bahwa produktivitas rata-rata lahan tersebut berkisar antara 20 hingga 25 ton per hektare. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Hingga Juli 2026, luas pertanaman bawang putih telah mencapai 534 hektare dengan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang memiliki produktivitas rata-rata 20-25 ton per hektare,” kata Helfi dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Progres Panen dan Pengolahan

Satgas Pangan Polri melaksanakan panen raya di lahan seluas 105 hektare. Hingga saat ini, progres panen telah mencapai 76 persen atau sekitar 73,5 hektare dengan total produksi 1.470 ton. Seluruh hasil panen diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi.

“Seluruh hasil panen kemudian diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi,” jelas Helfi.

Dukungan terhadap Swasembada Pangan

Keberhasilan pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti sinergi antara Polri dan para petani. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang sejak dilantik pada Oktober 2024 menetapkan swasembada pangan sebagai target nasional. “Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan menjadi semangat kami untuk terus bergerak. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tantangan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kualitas bawang putih agar Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung pada impor,” ujarnya.

Inovasi Varietas Baru HAAS

Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata akan terus memperkuat inovasi di sektor pertanian. Dalam waktu dekat, akan diperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS. Varietas ini memiliki keunggulan dapat ditanam di berbagai ketinggian, lebih adaptif, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya. “Varietas HAAS diharapkan menjadi terobosan baru dalam meningkatkan produktivitas bawang putih nasional. Dengan inovasi ini, kami optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia dan semakin memperkuat kemandirian pangan nasional,” imbuh Helfi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga