Sucor AM Salurkan 2.000 Paket Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Sucor Asset Management (Sucor AM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan dengan menyalurkan 2.000 paket bantuan pascabencana untuk masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Program kemanusiaan ini dilaksanakan melalui kolaborasi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sebagai mitra pendukung distribusi, serta Palang Merah Indonesia (PMI) yang mengeksekusi penyaluran bantuan langsung kepada masyarakat terdampak.
Distribusi Bantuan Terfokus di Tiga Provinsi
Dalam acara seremonial penyerahan dana CSR pada Kamis 12 Februari 2026 di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Direktur sekaligus Ketua Komite ESG Sucor AM Fajrin Hermansyah menyampaikan bahwa bantuan akan difokuskan pada wilayah terdampak dengan rincian spesifik. "Bagi kami, CSR bukan sekadar memberikan bantuan dana, tetapi memastikan secara langsung bahwa dukungan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan," ujarnya melalui keterangan tertulis.
Fajrin menjelaskan lebih lanjut bahwa distribusi paket bantuan mencakup 1.000 paket untuk wilayah Aceh, 500 paket untuk Sumatera Utara, dan 500 paket untuk Sumatera Barat. "Kami ingin hadir tidak hanya sebagai institusi investasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial yang ikut berkontribusi dalam masa pemulihan pascabencana," sambung dia. Pendekatan kolaboratif ini dirancang untuk memastikan distribusi bantuan dilakukan secara terarah, terukur, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Konten Paket Bantuan dan Dampak Sosial
Menurut Fajrin, melalui program ini, Sucor AM menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja investasi, tetapi juga pada penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan. "Investasi bukan hanya soal return, tetapi juga tentang kontribusi nyata bagi masyarakat," tegasnya.
Dari sisi mitra kolaborasi, Direktur Eksekutif APINDO Rudolf Saut Butarbutar menekankan bahwa dunia usaha harus hadir dan berkontribusi ketika masyarakat membutuhkan. "Melalui kolaborasi dengan Sucor Asset Management dan Palang Merah Indonesia, serta dukungan jajaran APINDO di daerah, APINDO berkomitmen memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi pemulihan kehidupan masyarakat, termasuk bagi masyarakat Aceh Tamiang," kata Rudolf.
Paket bantuan yang disalurkan berisi perlengkapan kebutuhan dasar sekaligus sarana pendukung pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut mencakup:
- Kompor beserta perlengkapannya
- Kasur dan selimut
- Peralatan kerja seperti sekop dan gerobak dorong
"Bantuan ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Aceh Tamiang, tetapi juga untuk membantu mereka kembali beraktivitas dan memulihkan kehidupan ekonomi secara bertahap," pungkas Rudolf. Dengan demikian, program ini bertujuan untuk memberikan manfaat optimal bagi para penyintas bencana di Sumatera.