Mudik Lebaran 2026: Perjalanan 16 Jam dengan Motor dari Jakarta ke Brebes
Mudik Lebaran 2026: 16 Jam dari Jakarta ke Brebes Pakai Motor

Mudik Lebaran 2026: Perjalanan 16 Jam dengan Motor dari Jakarta ke Brebes

Cerita menarik datang dari para pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor untuk menempuh perjalanan mudik Lebaran 2026. Salah satunya adalah Ifan (40), warga Jakarta Utara, yang bersama lima temannya melakukan perjalanan dari ibu kota menuju kampung halamannya di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.

Perjalanan Panjang dengan Estimasi Waktu Tempuh Hingga 16 Jam

Ifan dan rombongan memulai perjalanan mereka pada Selasa malam, 17 Maret 2026, menggunakan tiga unit sepeda motor. Menurut pengakuannya, estimasi waktu tempuh normal adalah 8 hingga 9 jam, namun seringkali molor menjadi 12 hingga 16 jam tergantung kondisi jalan dan cara berkendara.

"Saya dari Jakarta Utara mau ke Jawa Tengah, mau mudik, tiga motor. Kalau estimasi 8-9 jam, tapi biasanya molor sampai 12-16 jam tergantung kitanya bawa motornya sama kondisi jalannya," ujar Ifan saat ditemui di Jalan Raya Kalimalang, Kota Bekasi.

Alasan Memilih Motor Meski Kurang Nyaman Dibanding Mobil

Meski mengakui bahwa perjalanan dengan mobil lebih nyaman dan cepat, Ifan menjelaskan alasan di balik pilihannya menggunakan motor. Momen mudik dimanfaatkan sekaligus untuk touring bersama rekan-rekan, dan transportasi umum yang terbatas di kampung halaman membuat kepemilikan motor menjadi lebih praktis.

"Lebih cepat naik mobil, dan lebih nyaman naik mobil. Kalau naik mobil saya tinggal duduk tidur nyaman, kalau naik motor, aku harus beneran ngikutin mereka yang tahu jalan atau pake Google Maps," tuturnya.

Ifan menambahkan, "Iya sekalian touring, karena kalau di daerah susah transportasinya. Jadi saya butuh motornya di sana. Kalau mobil, saya sewa travel gitu, jadi setelah sampai rumah ya sudah, kalau mau kemana-mana agak repot. Tapi kalau bawa motor kemana-mana jadi lebih mudah aja."

Kondisi Arus Lalu Lintas di Jalan Raya Kalimalang

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pada pukul 21.10 WIB, situasi di Jalan Raya Kalimalang sudah mulai ramai oleh para pemudik. Meski demikian, arus lalu lintas masih terpantau lancar dengan kepadatan sesekali terlihat di perempatan atau persimpangan jalan.

Petugas kepolisian tetap siaga di lokasi untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas. Jalan Kalimalang sendiri dikenal sebagai rute favorit bagi pemudik roda dua dari Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya yang menuju daerah Jawa.

Barang Bawaan dan Pesan Khas Pemudik

Dari banyaknya pengendara yang melintas, terlihat mereka membawa berbagai barang khas pemudik yang diikat di jok belakang atau disimpan di bagian depan kendaraan. Bahkan, beberapa di antaranya menempelkan secarik kertas berisi pesan untuk keluarga di kampung halaman.

Salah satu pesan yang tertulis berbunyi: "Kalau capek istirahat, kalau ngantuk tidur, kalau bosan jangan ngilang, kalau cuman temen emang boleh panggil sayang? Jangan lupakan merek KTP-mu. Jakarta-Kebumen."

Pengalaman Ifan ini menjadi gambaran bagaimana sebagian masyarakat memilih cara mudik yang meski melelahkan, namun penuh makna dan kebersamaan. Perjalanan panjang dengan motor tidak hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menikmati momen bersama teman dan mengatasi tantangan di jalan.