Menhub dan Kakorlantas Pantau Kelancaran Mudik di Pelabuhan Banten
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Rabu (18/3/2026) dini hari. Kunjungan ini bertepatan dengan H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, yang diprediksi menjadi puncak arus pemudik tahun ini.
Interaksi Langsung dengan Pemudik dan Pembagian Bingkisan
Dalam pantauan di lokasi, Dudy dan Irjen Agus terlihat berkeliling untuk memantau situasi secara langsung. Mereka menyapa para pengendara yang sedang menunggu kapal di pelabuhan. Tidak hanya sekadar menyapa, keduanya juga membagikan beberapa bingkisan kepada para pemudik sebagai bentuk perhatian pemerintah.
Setelah dari Pelabuhan Merak, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Pelabuhan Ciwandan. Di sana, mereka kembali berinteraksi dengan pemudik, termasuk yang menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi mudik.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah dan ASDP
Kunjungan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Hengki, dan Direktur Utama ASDP Heru Widodo. Kehadiran mereka menunjukkan koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan operator pelabuhan dalam menyambut arus mudik Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa tanggal 18 Maret 2026 diprediksi sebagai puncak penyelenggaraan angkutan Lebaran. "Teman-teman bisa saksikan bahwa sepanjang perjalanan alhamdulillah berkat koordinasi yang sangat baik dengan Korlantas dan Polda Banten, masyarakat yang menuju ke arah Merak dapat melakukan perjalanan dengan lancar," ujar Dudy.
Operasi Ketupat 2026 sebagai Operasi Kemanusiaan
Sementara itu, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan. Dia menjelaskan bahwa upaya memperlancar arus mudik tidak hanya dilakukan di pelabuhan, tetapi juga di jalan tol.
"Jadi bukan hanya di pelabuhan saja, tetapi baru saja kami dengan Pak Menteri juga menelusuri jalan tol. Sebagai informasi bahwa jalan tol malam ini juga sudah dilakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar para pemudik yang akan meninggalkan Jakarta menuju ke Sumatera, termasuk yang ke Trans Jawa," ungkap Irjen Agus.
Komitmen Negara dalam Menjamin Keamanan Mudik
Irjen Agus juga menyampaikan harapannya agar perjalanan mudik dan balik masyarakat di tahun 2026 ini berlangsung dengan penuh kebahagiaan. Dia menekankan bahwa negara hadir untuk mewujudkan keamanan bagi seluruh pemudik.
"Karena mudik dan balik ini adalah perjalanan yang penuh kebahagiaan, perjalanan yang rindu, rindu dengan keluarganya, rindu dengan kampung halamannya, dan negara hadir untuk menjamin itu," sebutnya.
Dengan adanya tinjauan langsung ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa infrastruktur transportasi, terutama di pelabuhan-pelabuhan utama seperti Merak dan Ciwandan, siap menghadapi lonjakan arus mudik. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.
