PT PLN (Persero) kembali menegaskan bahwa tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Pernyataan ini disampaikan untuk mengklarifikasi keluhan sejumlah pelanggan yang merasakan adanya perbedaan jumlah tagihan listrik dalam beberapa waktu terakhir.
Penyebab Perbedaan Tagihan Listrik
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa perbedaan jumlah tagihan yang dirasakan pelanggan lebih banyak dipengaruhi oleh pola konsumsi listrik rumah tangga itu sendiri. Selain itu, komponen biaya lain yang melekat dalam sistem pembayaran juga turut berkontribusi terhadap fluktuasi tagihan.
“Tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Karena itu, apabila terdapat perbedaan jumlah pembayaran, hal tersebut umumnya dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik maupun komponen biaya lainnya,” ujar Edyansyah di Makassar pada Jumat (15/5/2026), seperti dikutip dari Antara.
Faktor yang Mempengaruhi Tagihan
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perbedaan tagihan listrik antara lain:
- Peningkatan penggunaan peralatan elektronik di rumah, seperti AC, kulkas, mesin cuci, dan lainnya.
- Perubahan jumlah anggota keluarga atau aktivitas di rumah yang memengaruhi konsumsi listrik.
- Komponen biaya administrasi atau biaya lain yang mungkin berbeda setiap periode tagihan.
- Kesalahan pembacaan meter atau sistem pencatatan yang perlu diverifikasi oleh pelanggan.
Tips Mengelola Konsumsi Listrik
PLN mengimbau pelanggan untuk lebih bijak dalam menggunakan listrik dan memantau pemakaian secara berkala. Beberapa tips yang dapat dilakukan antara lain:
- Gunakan peralatan listrik hemat energi dengan label Energy Star.
- Matikan peralatan listrik yang tidak digunakan, terutama pada jam sibuk.
- Atur suhu AC pada level yang nyaman namun efisien, misalnya 24-26 derajat Celcius.
- Gunakan timer atau stop kontak otomatis untuk mengontrol penggunaan listrik.
- Laporkan segera jika terdapat indikasi kerusakan pada meteran atau instalasi listrik.
Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tagihan listrik, diharapkan pelanggan dapat mengelola konsumsi energi secara lebih efektif dan efisien.



