KAI Sediakan Lebih dari 113 Ribu Kursi untuk Arus Balik Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat masih tersedia sebanyak 113.175 kursi untuk kereta api jarak jauh pada periode arus balik Lebaran tahun 2026. Periode kritis ini akan berlangsung dari tanggal 29 Maret hingga 1 April 2026, memberikan peluang signifikan bagi masyarakat yang belum berhasil mendapatkan tiket atau sedang merencanakan perjalanan pulang setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Rincian Ketersediaan Kursi Berdasarkan Kelas
KAI memberikan rincian komprehensif mengenai distribusi kursi yang masih tersedia tersebut. Dari total 113.175 kursi, komposisinya terbagi menjadi tiga kelas utama:
- 63.560 kursi untuk kelas eksekutif, yang menawarkan kenyamanan lebih dengan fasilitas premium.
- 45.584 kursi untuk kelas ekonomi komersial, pilihan populer dengan harga yang lebih terjangkau.
- 4.031 kursi untuk kelas ekonomi PSO (Public Service Obligation) atau subsidi pemerintah, ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat luas.
Kapasitas Total dan Tren Penumpang Selama Masa Angkutan Lebaran
Selama masa angkutan Lebaran yang lebih panjang, yaitu dari 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI mencatat total kapasitas tempat duduk mencapai angka yang sangat besar, yakni 1.083.674 kursi. Angka ini mencerminkan upaya perusahaan dalam memenuhi permintaan tinggi yang biasanya terjadi selama musim mudik dan arus balik.
Sementara itu, jumlah penumpang yang telah menggunakan layanan kereta api juga terus menunjukkan peningkatan yang stabil. Tren ini mengindikasikan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit bagi banyak orang, terutama dalam menghadapi kemacetan yang sering terjadi di jalan raya selama periode liburan nasional.
Ketersediaan kursi yang masih cukup banyak ini diharapkan dapat meredam kepanikan calon penumpang dan memberikan alternatif perencanaan perjalanan yang lebih fleksibel. Masyarakat disarankan untuk segera memesan tiket guna menghindari kehabisan, mengingat periode arus balik biasanya sama padatnya dengan arus mudik.



