PLN memberikan tips untuk mengetahui alat elektronik yang paling boros listrik di rumah. Sejumlah peralatan elektronik rumah tangga ternyata memiliki konsumsi daya yang cukup tinggi sehingga dapat menyedot listrik lebih banyak, terutama jika digunakan dalam waktu lama atau terus-menerus setiap hari.
Cara Mengetahui Alat Elektronik Boros Listrik
Tanpa disadari, penggunaan alat elektronik berdaya besar bisa membuat konsumsi listrik rumah tangga meningkat drastis. Akibatnya, tagihan listrik bulanan pun berpotensi membengkak, terutama jika pemakaian tidak dikontrol dengan baik. PLN mengungkapkan beberapa cara untuk mendeteksi peralatan mana yang paling boros energi.
Perhatikan Label Daya
Setiap alat elektronik biasanya mencantumkan label daya dalam watt. Semakin tinggi watt, semakin besar konsumsi listrik. Alat seperti AC, kulkas, mesin cuci, dan pemanas air umumnya memiliki daya tinggi.
Gunakan Alat Ukur Konsumsi Listrik
PLN merekomendasikan penggunaan wattmeter atau alat ukur konsumsi listrik yang dapat dipasang pada stopkontak. Alat ini akan menampilkan pemakaian listrik secara real-time sehingga Anda bisa membandingkan konsumsi antar peralatan.
Cek Tagihan Bulanan
Jika tagihan listrik tiba-tiba melonjak tanpa perubahan pola pemakaian yang signifikan, kemungkinan ada alat elektronik yang bermasalah atau sudah tua sehingga konsumsi dayanya meningkat. Periksa peralatan yang sering menyala dalam waktu lama.
Tips Menghemat Listrik
Setelah mengetahui alat elektronik yang boros, Anda bisa mengambil langkah penghematan. Matikan peralatan yang tidak digunakan, gunakan timer, dan pilih peralatan dengan label hemat energi. Dengan demikian, tagihan listrik bulanan dapat lebih terkendali.



