Khusyuknya Warga Muhammadiyah Salat Id di Bali Usai Umat Hindu Rayakan Nyepi
Warga Muhammadiyah Salat Id di Bali Usai Nyepi

Khusyuknya Warga Muhammadiyah di Bali Salat Id Usai Umat Hindu Rayakan Nyepi

Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Idul Fitri dengan penuh kekhusyukan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, pada Jumat (20/3/2026). Pelaksanaan ibadah ini berlangsung pagi hari setelah umat Hindu di Bali menyelesaikan perayaan Hari Raya Nyepi, menciptakan momen yang sarat dengan nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Suasana Khidmat di Tengah Cuaca Cerah Berawan

Dilaporkan dari detikBali, sekitar pukul 07.00 Wita, suasana salat Id di lapangan tersebut berjalan sangat khidmat dan tertib. Cuaca di lokasi pada saat itu cerah berawan, mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah. Ustaz H Sya'ban, yang bertindak sebagai khatib, menyatakan bahwa seluruh rangkaian salat Idul Fitri berjalan dengan istikamah dan lancar.

"Pelaksanaan salat Idul Fitri berjalan dengan tertib, istikamah, dan khotbah Idul Fitri juga berjalan dengan lancar. Semua jemaah yang hadir mendengarkan semua tanpa ada yang beranjak pulang," ujar Sya'ban saat ditemui seusai salat Id di Lapangan Renon.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perbedaan Penetapan Idul Fitri dan Komitmen Kerukunan

Pemerintah telah menetapkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada tanggal 21 Maret 2026, berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag). Namun, warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id lebih awal, pada tanggal 20 Maret 2026.

Sya'ban menegaskan bahwa perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah tidak perlu diperdebatkan. Ia menekankan komitmen warga Muhammadiyah untuk menjaga kerukunan dengan sesama, meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan hari raya.

"Walaupun berbeda, kami tetap konsisten sebagai warga Muhammadiyah untuk menjaga ukhuwah Islamiyah sesama saudara kita," imbuh Sya'ban, menyoroti pentingnya persaudaraan dalam Islam.

Sebaran Lokasi Salat Idul Fitri di Bali

Pelaksanaan salat Idul Fitri oleh warga Muhammadiyah di Bali tersebar di 11 titik lokasi. Tiga di antaranya berada di Kota Denpasar, yaitu:

  • Lapangan Niti Mandala Renon
  • Musala KH Ahmad Dahlan di Jalan Pulau Batanta
  • SD 1 Muhammadiyah Pemecutan

Penyebaran lokasi ini memudahkan jemaah untuk beribadah dengan nyaman dan tertib, sambil tetap memperhatikan protokol dan tata tertib yang berlaku. Pelaksanaan salat Id di tengah keberagaman agama di Bali, khususnya setelah perayaan Nyepi, menjadi contoh nyata bagaimana kehidupan beragama dapat berjalan harmonis dengan saling menghormati.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga