Salat Idulfitri di Pusat Dakwah Muhammadiyah Dipadati Ribuan Jamaah dan Pejabat
Salat Idulfitri Muhammadiyah Dipadati Jamaah hingga Jalan Raya

Salat Idulfitri di Pusat Dakwah Muhammadiyah Dipadati Ribuan Jamaah

Liputan6.com, Jakarta - Ribuan jemaah Muhammadiyah memenuhi Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat, untuk melaksanakan Salat Idulfitri pada Jumat (20/3/2026) pagi. Antusiasme umat Muslim dalam menyambut hari kemenangan terlihat jelas dengan membludaknya jumlah peserta, sehingga halaman gedung tidak mampu menampung semua jamaah.

Akibatnya, sebagian jemaah terpaksa membuka saf tambahan yang meluas hingga ke ruas jalan raya di sekitar lokasi, menciptakan pemandangan yang khidmat sekaligus padat.

Kehadiran Pejabat Negara dan Pengaturan Lalu Lintas Ketat

Salat Idulfitri ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara penting, antara lain Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Kebudayaan dan Manusia (PMK) sekaligus Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy. Selain itu, hadir pula Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah dan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran ibadah, kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar area. Kaur Bins Ops Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Didik Eko Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya mengalihkan arus kendaraan dari arah Cut Mutia ke Tugu Tani agar memutar balik ke Menteng.

"Lalu lintas dari Senen atau Jalan Ridwan Rais yang menuju Jalan Raya Cut Mutia dialihkan ke arah Monas atau Tugu Tani," ujar AKP Didik. Pengalihan ini berlaku hingga ibadah selesai dan jemaah bubar, setelah itu kondisi lalu lintas dinormalkan kembali.

Suasana Serupa di Masjid Baitusy Syifa, Pondok Kopi

Tidak hanya di Menteng, semangat serupa juga terlihat dalam pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah oleh warga Muhammadiyah di Masjid Baitusy Syifa, RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur. Jemaah memadati area dalam masjid hingga meluber ke luar, bahkan memanfaatkan trotoar dan sebagian badan jalan untuk melanjutkan saf.

Shinta (33), salah satu jemaah, mengungkapkan, "Alhamdulillah ramai. Petugas aktif membantu mengisi saf. Karena jemaah membludak, mereka menyiapkan penempatan sampai depan pos polisi." Ia menambahkan bahwa trotoar yang aman digunakan oleh jemaah pria untuk maju, sehingga salat berjamaah tetap tertib.

Cerita spesial datang dari Salma (25), yang merasa gembira dan bersyukur dapat melaksanakan Salat Idulfitri dengan lancar setelah menjalani puasa Ramadan. "Alhamdulillah hari yang ditunggu telah tiba. Ramai sekali dari pagi, saf di dalam penuh, sampai kita harus ke jalan raya," katanya. Momen ini menjadi lebih berarti karena ia bisa salat bersama suaminya, berharap berkah dan kesehatan selalu menyertai.

Khidmat dan Kebersamaan dalam Ibadah

Sejak pagi, jemaah telah berdatangan dengan mengenakan pakaian terbaik dan membawa perlengkapan ibadah seperti sajadah. Khatib dalam salat tersebut adalah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan Seni Budaya dan Olahraga, Irwan Akib. Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terpancar jelas, dengan gema takbir berkumandang menyambut hari kemenangan.

Pelaksanaan Salat Idulfitri di kedua lokasi ini menunjukkan tingginya antusiasme umat Muslim di Jakarta dalam merayakan Lebaran, meski harus menghadapi tantangan kapasitas terbatas. Dukungan dari petugas dan pengaturan lalu lintas yang ketat memastikan ibadah berjalan lancar dan aman bagi semua peserta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga