PGI Umumkan Tema Paskah 2026 dengan Fokus pada Pembaruan Kemanusiaan dan Lingkungan
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) telah secara resmi merilis tema Paskah untuk tahun 2026. Pengumuman ini disampaikan sebagai bagian dari pesan tahunan yang menjadi refleksi iman dan ajakan bagi umat Kristiani dalam memaknai Hari Kebangkitan Yesus Kristus di tengah dinamika masyarakat Indonesia dan global.
Tema Paskah 2026: "Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita"
Merujuk pada naskah resmi PGI, tema Paskah 2026 ditetapkan sebagai "Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita", yang diambil dari ayat Alkitab 2 Korintus 5:17. Tema ini mengingatkan umat tentang makna ciptaan baru di dalam Kristus, dengan kutipan: "Siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang".
PGI mengajak umat untuk merayakan Paskah dengan penuh syukur atas karya Allah yang menghadirkan jalan baru bagi manusia melalui kebangkitan Kristus. Kebangkitan ini dipandang sebagai momentum yang memulihkan kehidupan dan mengarahkan manusia kembali pada tujuan ilahi, serta mendorong pembaruan dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak.
Isi Pesan Paskah: Seruan untuk Kasih, Keadilan, dan Solidaritas
Dalam pesan resminya, PGI menjelaskan bahwa Paskah atau Hari Kebangkitan Yesus Kristus merupakan peristiwa kemenangan iman yang memperdamaikan manusia dengan Allah dan membuka jalan menuju kehidupan baru. Pesan ini menekankan bahwa kebangkitan Kristus menghadirkan pembaruan yang memungkinkan manusia hidup berdasarkan kasih, keadilan, perdamaian, solidaritas, serta penghormatan terhadap martabat sesama.
Keluarga disebut sebagai tempat utama untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang dibarui, melalui praktik seperti doa bersama, pendidikan iman, kepedulian sosial, dan perhatian terhadap lingkungan hidup. Hal ini menunjukkan komitmen PGI untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.
Sorotan Isu Kemanusiaan dan Lingkungan dalam Pesan Paskah
PGI juga menyoroti berbagai luka kemanusiaan yang masih terjadi di dunia, termasuk konflik berkepanjangan, kekerasan, kemiskinan, diskriminasi, dan ketidakadilan sosial. Pesan tersebut menyatakan bahwa kebangkitan Kristus merupakan tanda penyembuhan terhadap luka-luka kemanusiaan serta jeritan penderitaan seluruh ciptaan.
Lebih lanjut, PGI menghubungkan krisis kemanusiaan dengan krisis ekologis, seperti deforestasi, pencemaran lingkungan, krisis iklim, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Krisis ini dianggap akibat dari keserakahan manusia dan kebijakan pembangunan yang mengabaikan keadilan ekologis.
Dalam pesan Paskah 2026, PGI menegaskan pentingnya pertobatan ekologis dan tanggung jawab manusia untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. PGI juga mengecam setiap tindakan perusakan lingkungan oleh individu, korporasi, maupun kebijakan negara yang tidak berpihak pada kelestarian alam.
"Pembaruan kemanusiaan tidak dapat dipisahkan dari pertobatan ekologis—yakni perubahan cara pandang, gaya hidup, dan praktik sosial-ekonomi yang lebih adil, lestari, dan berpihak pada kehidupan," tulis pesan tersebut.
Seruan Perdamaian Dunia dan Keprihatinan atas Konflik Global
Selain isu lingkungan, PGI menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah dan Asia Selatan, yang melibatkan sejumlah negara dan berdampak pada warga sipil. Dengan visi kebangkitan Kristus yang memulihkan ciptaan, PGI menyerukan penghentian aksi militer, mendorong dialog yang adil, serta mengajak umat untuk mendoakan perdamaian dan menunjukkan solidaritas kepada para korban konflik.
PGI menegaskan bahwa gereja berpihak kepada kelompok rentan, seperti warga sipil, keluarga yang terdampak perang, dan anak-anak yang hidup dalam ketakutan akibat konflik bersenjata. Seruan ini mencerminkan komitmen PGI dalam mendukung perdamaian global dan perlindungan hak asasi manusia.
Dokumen Resmi dan Ajakan untuk Aksi Nyata
Naskah lengkap pesan Paskah PGI 2026 dapat diakses melalui dokumen resmi yang diterbitkan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia. Melalui tema "Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita", PGI mengajak umat untuk menjadikan Paskah sebagai momentum memperkuat iman, membangun perdamaian, serta merawat kemanusiaan dan ciptaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan ini diharapkan dapat menginspirasi tindakan konkret dalam menghadapi tantangan kemanusiaan dan lingkungan, sekaligus memperkuat solidaritas di tengah masyarakat yang beragam.



