Panduan Lengkap Membayar Fidyah untuk Ramadan 2026
Fidyah merupakan kewajiban dalam Islam untuk mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan dengan memberikan makanan kepada orang miskin. Kewajiban ini berlaku bagi individu yang tidak mampu berpuasa dan tidak memungkinkan untuk mengqadha atau menggantinya di waktu lain. Bagi umat Muslim yang berencana menunaikan fidyah pada Ramadan tahun ini, pemahaman mendalam tentang tata cara, besaran, dan batas waktunya sangat penting.
Siapa Saja yang Wajib Membayar Fidyah?
Merujuk pada laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), fidyah dikenakan kepada beberapa golongan tertentu sesuai syariat. Di antaranya adalah orang lanjut usia atau lansia yang secara fisik tidak mampu lagi berpuasa, orang yang menderita sakit kronis dengan kemungkinan kecil untuk sembuh, serta ibu hamil atau menyusui yang khawatir kondisi kesehatan bayinya akan terganggu jika berpuasa, berdasarkan sebagian pendapat ulama.
Fidyah dapat dibayarkan dalam bentuk makanan pokok, seperti beras, atau dikonversikan ke dalam nilai uang yang setara dengan harga makanan tersebut. Penyalurannya dapat dilakukan secara langsung kepada fakir dan miskin, atau melalui lembaga amil zakat resmi untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.
Besaran Fidyah untuk Ramadan 2026
Menurut informasi yang dirilis oleh BAZNAS, besaran fidyah umumnya setara dengan satu porsi makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Nilai ini menyesuaikan standar makanan layak yang berlaku di daerah setempat. Jika dikonversikan ke dalam bentuk uang, nilainya mengikuti harga makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat.
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 14 Tahun 2026 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah BAZNAS Tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, telah ditetapkan bahwa nilai fidyah dalam bentuk uang adalah sebesar Rp65.000 per jiwa atau per hari puasa yang ditinggalkan. Pembayaran dapat dilakukan setelah jumlah hari puasa yang ditinggalkan diketahui, baik secara bertahap maupun sekaligus. Misalnya, jika seseorang meninggalkan puasa selama 15 hari, maka total fidyah yang harus dibayarkan adalah 15 kali Rp65.000, sesuai ketentuan yang berlaku.
Batas Waktu Pembayaran Fidyah
Mengutip penjelasan dari BAZNAS, fidyah dapat dibayarkan sejak seseorang tidak menjalankan puasa Ramadan, atau setelah bulan Ramadan berakhir. Meskipun tidak ada batas akhir khusus selama kewajiban ini belum ditunaikan, disarankan untuk segera melunasi fidyah agar tidak tertunda dan menjadi tanggungan yang berkepanjangan. Hal ini membantu memastikan bahwa hak penerima fidyah dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat waktu.
Bacaan Niat Membayar Fidyah
Dalam pelaksanaannya, membayar fidyah dianjurkan untuk diawali dengan niat yang tulus. Berikut adalah bacaan niat fidyah dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya:
Arab: نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ فِدْيَةَ الصَّوْمِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu an ukhrija fidyatas shaumi fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: Saya niat mengeluarkan fidyah puasa fardu karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Membayar Fidyah
Masih merujuk pada panduan BAZNAS, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membayar fidyah, antara lain:
- Memberikan makanan siap saji kepada fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan.
- Memberikan bahan makanan pokok, seperti beras, dengan ketentuan yang berlaku.
- Membayar dalam bentuk uang yang setara dengan nilai makanan tersebut.
- Menyalurkan melalui lembaga amil zakat resmi, seperti BAZNAS, untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.
Penyaluran melalui lembaga amil zakat dinilai lebih efektif karena dapat membantu mengarahkan bantuan kepada yang paling membutuhkan. Bagi yang ingin membayar fidyah secara online melalui BAZNAS, berikut langkah-langkahnya:
- Akses situs resmi BAZNAS di https://bayarzakat.baznas.go.id/bayarfidyah.
- Pilih jenis dana "Fidyah" pada menu yang tersedia.
- Masukkan jumlah nominal pembayaran, yang biasanya dihitung otomatis berdasarkan hari puasa.
- Isi data diri sesuai dengan formulir yang disediakan.
- Pilih metode pembayaran yang diinginkan, seperti transfer bank atau dompet digital.
- Lakukan pembayaran sesuai instruksi hingga proses selesai dan konfirmasi diterima.
Memahami cara membayar fidyah untuk Ramadan 2026, termasuk besaran, batas waktu, dan bacaan niatnya, sangat penting agar kewajiban ini dapat ditunaikan dengan benar dan sesuai syariat. Dengan menunaikan fidyah tepat waktu, umat Islam dapat memenuhi tanggung jawabnya ketika tidak mampu menjalankan puasa Ramadan, sekaligus membantu meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.



