Megawati Jalani Ibadah Umrah Jelang Ramadan 2026, Didampingi Puan dan Prananda
Megawati Umrah Jelang Ramadan, Didampingi Puan dan Prananda

Megawati Soekarnoputri Jalani Ibadah Umrah Bersama Keluarga di Mekkah

Presiden kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, telah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Mekkah. Ibadah spiritual ini dilakukan tepat pada momen menjelang bulan suci Ramadan 2026, yang akan dimulai dalam hitungan hari. Megawati tidak sendirian; ia didampingi oleh anggota keluarganya dalam perjalanan religius yang penuh makna ini.

Rombongan Keluarga dan Pejabat PDIP Turut Serta

Dari lobi hotel tempat menginap, Megawati terlihat bersama putranya, M. Prananda Prabowo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDIP, beserta istri Prananda, Nancy. Putrinya, Puan Maharani, yang merupakan Ketua DPR RI, juga hadir mendampingi. Mereka kemudian menaiki kendaraan untuk berangkat mengambil miqat di Masjid Tan'im, yang dikenal pula sebagai Masjid Aisyah, dengan jarak sekitar 7 kilometer dari Masjidil Haram. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Selain keluarga inti, rombongan umrah juga diikuti oleh sejumlah tokoh PDIP, antara lain:

  • Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri.
  • Zuhairi Misrawi, Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDIP bidang Agama (non aktif).

Setelah proses pengambilan miqat, seluruh rombongan menuju Royal Guest House sebagai pintu masuk ke dalam Masjidil Haram. Di sana, mereka menunaikan shalat Ashar sebelum melanjutkan dengan pelaksanaan ibadah umrah secara lengkap.

Makna Khusus Umrah Jelang Ramadan

Zuhairi Misrawi, dalam keterangan resminya pada Minggu (15/2), mengungkapkan bahwa ibadah umrah Megawati kali ini memiliki arti yang sangat dalam. "Umrah ini bersamaan dengan momen menjelang ibadah puasa Ramadan, yang akan berlangsung dalam tiga hari ke depan," jelasnya. Ia menambahkan bahwa hal ini menjadikan umrah tersebut sangat bermakna sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, Zuhairi menyebutkan bahwa Megawati dan keluarganya akan bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. "Mereka berdoa agar diberi kekuatan dan kearifan dalam berjuang serta membangun negeri tercinta," ujarnya. Doa khusus juga dipanjatkan untuk almarhum Bung Karno, Ibu Fatmawati, Taufiq Kiemas, Surindro Supjarso, keluarga besar PDI Perjuangan, dan seluruh bangsa Indonesia.

Ibadah umrah ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga mencerminkan komitmen spiritual Megawati dan keluarga di tengah kesibukan politik dan nasional. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai keimanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menyongsong Ramadan yang penuh berkah.