Wapres Ma'ruf Amin Ditunjuk Sebagai Khatib Salat Idul Fitri di Balai Kota DKI Jakarta
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Ma'ruf Amin, telah dijadwalkan untuk bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat Idul Fitri yang akan digelar di Masjid Fatahillah, yang berlokasi di kompleks Balai Kota DKI Jakarta. Penunjukan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri tahun ini, yang diharapkan dapat menambah kekhusyukan dan kemeriahan perayaan.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengonfirmasi bahwa salat Idul Fitri di Balai Kota akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi serta tokoh-tokoh masyarakat terkemuka. Dalam keterangannya pada Jumat, 20 Maret 2026, Rano menyebutkan bahwa kehadiran Ma'ruf Amin sebagai khatib merupakan momen yang sangat istimewa bagi seluruh jemaah yang akan melaksanakan ibadah salat di lokasi tersebut.
"Yang akan menjadi khatibnya, Wakil Pak Ma'ruf Amin," ujar Rano Karno dengan penuh antusias. Ia menambahkan bahwa ini adalah kesempatan langka bagi warga Jakarta untuk dapat mendengarkan langsung khotbah dari seorang wakil presiden dalam momentum religius yang sakral.
Agenda Terpisah Gubernur DKI Jakarta
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memiliki agenda terpisah dengan dijadwalkan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, yang terletak di Jakarta Pusat. Perbedaan lokasi ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan menyebarkan semangat kebersamaan di seluruh penjuru ibu kota.
Open House dan Halalbihalal Pasca Salat
Setelah pelaksanaan salat Idul Fitri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menggelar acara open house atau halalbihalal di Balai Kota. Acara ini dijadwalkan dimulai pada pukul 11.00 WIB, memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama para pejabat.
"Besok, mungkin kalaupun ada open house, rencananya jam 11 siang, ya. Jadi kalau Bapak-Ibu mau mampir ke Balai Kota, kita baru buka pintu jam 11 siang," jelas Rano Karno. Ia mengimbau warga yang ingin hadir untuk memanfaatkan momen ini guna mempererat tali persaudaraan di hari yang penuh berkah ini.
Dengan rangkaian acara ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat menciptakan atmosfer perayaan Idul Fitri yang lebih bermakna dan inklusif bagi seluruh warga Jakarta, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.



