Khatib Salat Id Bernama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah Viral di Nganjuk
Khatib Salat Id Bernama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah Viral

Nama Unik Khatib Salat Idul Fitri di Nganjuk Jadi Perbincangan di Media Sosial

Seorang khatib Salat Idul Fitri di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial karena memiliki nama yang unik, yaitu Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026, ketika ia bertugas sebagai khatib di Masjid Al Muta'allimin Perguruan Muhammadiyah, yang berlokasi di Jalan Veteran I Nomor 15, Gang Anggrek, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk.

Asal Mula Viralnya Nama Khatib Tersebut

Nama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah pertama kali diunggah oleh akun X @MuhammadiyinGL pada Kamis, 19 Maret 2026. Unggahan tersebut menampilkan gambar poster yang berisi daftar 38 lokasi Salat Idul Fitri 2026 di Nganjuk, lengkap dengan nama imam dan khatib di masing-masing tempat. Poster ini berasal dari laman resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Nganjuk, dan akun tersebut menyertakan keterangan "Salat Ied paling greget", yang menarik perhatian banyak netizen.

Salat Idul Fitri tempat Isa menjadi khatib diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Nganjuk. Hal ini sejalan dengan keputusan Muhammadiyah yang telah menetapkan Idul Fitri 1447 Hijriyah jatuh pada hari itu, sehingga kegiatan keagamaan ini berlangsung serentak di berbagai lokasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Profil dan Aktivitas Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah

Menurut keterangan dari Ketua Ranting Muhammadiyah Mangundikaran Utara, Nganjuk, M. Roissudin, Isa adalah seorang kader muda Muhammadiyah Nganjuk yang sudah sering ditunjuk untuk menjadi khatib maupun imam dalam berbagai acara keagamaan. Roissudin menegaskan bahwa Isa memang aktif dan dikenal di kalangan organisasi tersebut.

"Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah memang adalah kader muda Muhammadiyah Nganjuk," ujar Roissudin, seperti dilansir dari sumber berita terpercaya pada Jumat, 20 Maret 2026. Selain itu, Roissudin mengakui bahwa nama Isa memang unik dan kerap menjadi sorotan, namun di balik itu, ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam membagikan berbagai pemikirannya melalui tulisan di media massa.

Isa juga terlibat aktif di organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), yang menunjukkan komitmennya dalam pengembangan diri dan kontribusi sosial. Aktivitasnya ini memperkuat posisinya sebagai figur muda yang inspiratif di lingkungan Muhammadiyah.

Dampak Viral dan Respons Masyarakat

Viralnya nama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah ini tidak hanya menarik perhatian di media sosial, tetapi juga memicu diskusi tentang keunikan nama dalam konteks keagamaan dan budaya. Banyak netizen yang merasa penasaran dan tertarik dengan latar belakangnya, sehingga berita ini cepat menyebar dan menjadi topik hangat.

Meskipun namanya menjadi pusat perhatian, Isa tetap fokus pada tugasnya sebagai khatib dan aktivitasnya di Muhammadiyah. Kejadian ini juga menyoroti peran organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dalam menyelenggarakan kegiatan ibadah yang terstruktur dan melibatkan kader-kader mudanya.

Dengan demikian, viralnya nama khatib ini tidak hanya sekadar sensasi, tetapi juga mengangkat profil kader muda yang berdedikasi dalam kehidupan beragama dan sosial di Nganjuk.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga