Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok untuk Tentukan Idul Adha 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok Tentukan Idul Adha

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah di Jakarta pada Minggu, 17 Mei 2026 besok. Sidang ini menjadi acuan untuk menentukan tanggal Hari Raya Idul Adha 2026 di Indonesia.

Pemantauan Hilal di 88 Titik

Mengutip dari laman Kemenag, sidang isbat digelar untuk mendiskusikan dan memutuskan keputusan berdasarkan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H yang dilakukan di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam proses sidang isbat awal Zulhijah sekaligus persiapan pelaksanaan Iduladha 1447 H.

Rangkaian Agenda Sidang Isbat

Sidang isbat akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Rangkaian kegiatan meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Seminar Posisi Hilal (live)
  • Laporan Hasil Rukyat
  • Sidang Isbat
  • Konferensi Pers (live)

Seminar posisi hilal akan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB.

Perkiraan BRIN dan BMKG

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memperkirakan tidak akan ada perbedaan penentuan waktu Iduladha 1447 Hijriah seperti yang terjadi pada penentuan Hari Raya Idulfitri 2026.

Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa pada saat sidang isbat besok, posisi hilal ketika masuk magrib sudah cukup tinggi di seluruh Indonesia dan hampir seluruh dunia. Berdasarkan perhitungan astronomi, kriteria penetapan awal Zulhijah baik Muhammadiyah, pemerintah, maupun Arab Saudi diperkirakan sama-sama terpenuhi.

"Maka, KHGT (Muhammadiyah) sama dengan Ummul Quro (Arab Saudi) sama dengan MABIMS (Pemerintah), awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Idul Adha 27 Mei 2026," jelas Thomas. Meski demikian, kepastian penetapan Idul Adha tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah pada Minggu sore besok.

Perkiraan BMKG

Menurut perkiraan BMKG, ketinggian hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 17 Mei 2026 berkisar antara 3,29 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 6,95 derajat di Sabang, Aceh. Elongasi geosentris berkisar antara 8,91 derajat di Merauke sampai dengan 10,62 derajat di Sabang. Perkiraan ini menunjukkan ketinggian hilal dan sudut elongasi telah memenuhi syarat dalam kriteria MABIMS, yakni minimal ketinggian hilal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat. Ini berarti 1 Zulhijah jatuh pada 18 Mei dan Idul Adha pada 27 Mei.

Penetapan Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah untuk tahun 1447 Hijriah berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal. Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025, 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Arafah (9 Zulhijah) pada Selasa Pon, 26 Mei 2026 dan Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah) pada Rabu Wage, 27 Mei 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga