Fenomena cheese platter dengan harga hanya Rp 25.000 di sebuah supermarket di Tebet, Jakarta Selatan, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hidangan bergaya Eropa yang biasanya dibanderol ratusan ribu rupiah kini bisa dinikmati dengan harga sangat terjangkau, menarik perhatian banyak pencinta kuliner.
Harga Terjangkau, Antrean Mengular
Meski harganya murah, pembeli harus bersabar mengantre panjang, bahkan pada hari kerja (weekdays). Fenomena ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap sajian premium dengan bujet ramah kantong. Supermarket tersebut pun menjadi destinasi baru bagi para foodies yang ingin menikmati cheese platter tanpa menguras dompet.
Menurut laporan Kompas.com, cheese platter yang dijual terdiri dari beberapa jenis keju, buah, dan pelengkap lainnya yang disusun menarik. Harga normal cheese platter di tempat lain bisa mencapai ratusan ribu rupiah, sehingga penawaran ini dianggap sebagai angin segar bagi pecinta keju.
Dampak Viral dan Respons Netizen
Viralnya cheese platter murah ini memicu beragam reaksi di media sosial. Banyak netizen yang memuji inovasi supermarket tersebut dalam menyajikan hidangan premium dengan harga terjangkau. Namun, ada juga yang menyoroti antrean panjang yang harus dihadapi pembeli.
Seorang pengunjung, Andi (29), mengaku rela menunggu selama satu jam untuk mendapatkan cheese platter tersebut. "Saya penasaran dengan rasanya. Meski antre, rasanya worth it karena harganya sangat murah," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Cheese Platter: Hidangan Premium yang Kini Terjangkau
Cheese platter biasanya identik dengan acara-acara mewah atau restoran bintang lima. Dengan hadirnya varian murah ini, masyarakat dari berbagai kalangan bisa menikmati pengalaman kuliner Eropa tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Supermarket di Tebet ini pun berhasil menciptakan tren baru di dunia kuliner Indonesia.
Fenomena ini juga mengingatkan pada viralnya ikan nila RI yang dijuluki "Chicken of the Sea" dan berhasil menembus pasar AS dan Eropa. Kini, cheese platter murah menjadi bukti bahwa hidangan premium bisa diakses oleh semua kalangan.



