Platform panduan kuliner internasional Taste Atlas baru saja merilis daftar 100 camilan terbaik di dunia edisi 2026. Dalam pemeringkatan yang dinantikan para pecinta kuliner global itu, dua camilan khas Indonesia berhasil menembus posisi 20 besar. Batagor dan pisang goreng, dua jajanan yang mudah ditemui di berbagai daerah di Indonesia, mendapat pengakuan dunia.
Batagor dan Pisang Goreng di Peringkat Atas
Batagor, singkatan dari bakso tahu goreng, menempati peringkat ke-14 dalam daftar tersebut. Camilan berbahan dasar tahu yang diisi adonan ikan dan disajikan dengan saus kacang ini dinilai memiliki cita rasa yang unik dan tekstur yang renyah. Sementara itu, pisang goreng, camilan sederhana berupa pisang yang digoreng dengan tepung, berada di peringkat ke-19. Kedua camilan ini bersaing dengan jajanan populer dari negara lain seperti lumpia dari Filipina dan samosa dari India.
Metodologi Penilaian Taste Atlas
Taste Atlas menyusun peringkat berdasarkan penilaian dari para penggunanya. Menurut keterangan resmi Taste Atlas, sistem mereka menggunakan berbagai mekanisme untuk memastikan bahwa setiap penilaian berasal dari pengguna asli, bukan bot atau akun palsu. Selain itu, sistem juga menyaring penilaian yang terindikasi dipengaruhi oleh sentimen nasionalisme atau patriotisme lokal yang berlebihan. Penilaian dari pengguna yang dinilai memiliki pengetahuan mendalam tentang kuliner diberikan bobot lebih besar dalam perhitungan akhir.
Daftar Lengkap dan Apresiasi Global
Dalam daftar 100 camilan terbaik dunia, posisi pertama ditempati oleh poutine dari Kanada, disusul oleh arepa dari Venezuela di posisi kedua, dan guotie dari China di posisi ketiga. Kehadiran batagor dan pisang goreng di peringkat 20 besar menunjukkan bahwa kuliner Indonesia semakin dikenal dan dihargai di kancah internasional. Hal ini juga menjadi dorongan bagi industri kuliner lokal untuk terus menjaga kualitas dan keaslian rasa.
Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan pariwisata kuliner Indonesia, menarik lebih banyak wisatawan asing untuk mencicipi langsung camilan-camilan tersebut di tempat asalnya. Taste Atlas sendiri merupakan platform yang sering dijadikan referensi oleh wisatawan dan pecinta kuliner dunia dalam mencari rekomendasi makanan otentik.



