Seluruh rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, telah selesai. Polda Metro Jaya memastikan acara tersebut berjalan lancar dan tertib tanpa kendala berarti.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, dukungan itu menjadi kunci kelancaran mobilitas di sekitar Monas.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian dan kerja samanya dalam mengikuti arahan petugas. Dukungan tersebut sangat membantu menjaga kelancaran mobilitas selama kegiatan berlangsung," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).
Pengamanan Terpadu dan Sinergi Antarinstansi
Budi menjelaskan bahwa keberhasilan pengamanan acara ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. Tidak hanya Polda Metro Jaya, tetapi juga Kodam Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penyelenggara, dan seluruh elemen masyarakat turut berperan.
"Keberhasilan pengamanan hari ini merupakan hasil sinergi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penyelenggara, serta dukungan seluruh masyarakat," ujarnya.
Meski rangkaian acara telah selesai, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan pasca-acara. Hal ini dilakukan agar arus kendaraan di sekitar Monas dapat kembali normal dengan cepat.
Menag: Kerukunan Modal Dasar Pembangunan
Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar. Dalam pidatonya, Nasaruddin menekankan pentingnya kerukunan umat beragama sebagai fondasi pembangunan bangsa.
"Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama yang terus konsisten dalam membina umat hingga kerukunan bangsa tetap terawat. Ini penting karena kerukunan adalah modal dasar pembangunan," kata Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan di Monas, Sabtu (1/8).
Pernyataan itu disampaikan di hadapan ribuan jamaah yang hadir memadati kawasan Monas. Acara ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.
Hadirnya Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih
Acara Zikir dan Doa Kebangsaan juga dihadiri sejumlah pejabat negara. Beberapa di antaranya adalah Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie.
Selain para menteri dan wakil menteri, tampak hadir pula para pemuka agama serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap kegiatan yang bertujuan memperkuat dimensi spiritual kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Monas ini menjadi salah satu agenda nasional yang mendapat perhatian besar. Polda Metro Jaya bersama jajaran terkait telah menyiapkan pengamanan ketat sejak awal hingga akhir acara.
Kelancaran Arus Lalu Lintas dan Mobilitas Warga
Selama acara berlangsung, sejumlah ruas jalan di sekitar Monas sempat dilakukan pengaturan lalu lintas. Petugas gabungan diterjunkan untuk mengurai kepadatan dan memastikan kenyamanan para peserta maupun pengguna jalan lainnya.
Budi menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan secara dinamis agar tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan. Masyarakat yang melintas pun diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan.
Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan, situasi di kawasan Monas berangsur normal. Polda Metro Jaya memastikan akan terus memantau kondisi hingga benar-benar kondusif.



