Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat 50 Becak Listrik Rp1,4 M
Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta dengan 50 Becak Listrik

PT Pegadaian (Persero) bersama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) menyalurkan bantuan 50 unit Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) senilai Rp1,4 miliar kepada ekosistem Bekalista Yogyakarta. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dan pelestarian lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Apresiasi dari Menteri Keuangan

Atas kolaborasi strategis tersebut, Pegadaian menerima penghargaan dari Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa. Penghargaan berupa miniatur becak listrik diserahkan langsung kepada Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero) Tribuana Tunggadewi di Sasana Hinggil Kraton Yogyakarta pada Kamis (16/06).

Dukung Zona Emisi Rendah di Malioboro

Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, menjelaskan bahwa bantuan Bekalista ini hadir bertepatan dengan program Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta yang sedang gencar menjalankan zona emisi rendah dan zona pejalan kaki di kawasan Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulya. "Langkah ini merupakan bagian dari amanat besar setelah ditetapkannya kawasan tersebut sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO," kata Tribuana dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Salah satu implementasi penting dari program tersebut adalah pembatasan hingga larangan operasional becak motor berbahan bakar minyak (bentor). Sebagai solusinya, pemerintah mengarahkan pada penggunaan becak kayuh tradisional serta becak kayuh dengan bantuan motor listrik. Desain Bekalista yang disalurkan Pegadaian pun telah disesuaikan dengan pakem kendaraan tradisional Yogyakarta sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DI Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2016.

Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan dan Ekonomi

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap pilar lingkungan dan ekonomi masyarakat. Melalui bantuan Bekalista ini, kami tidak hanya ingin menjaga kelestarian budaya dan lingkungan Yogyakarta, tetapi juga memastikan para pelaku UMKM di sektor transportasi tradisional tetap memiliki mata pencaharian yang layak, lebih hemat energi, dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka," ujar Tribuana Tunggadewi.

Dampak Positif dan Prinsip ESG

Program Bekalista dirancang untuk memberikan dampak positif yang luas dan berlapis. Kegiatan ini sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada pilar lingkungan dan sosial, khususnya TPB 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim, serta TPB 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kehadiran 50 armada baru ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi terciptanya ekosistem transportasi yang komprehensif dan ramah lingkungan.

Inspirasi bagi Kota Wisata Lain

"Melalui keberhasilan implementasi program Bekalista di Yogyakarta, PT Pegadaian (Persero) berharap program ini dapat berjalan sukses dan menjadi inspirasi bagi kota-kota wisata budaya lainnya di Indonesia untuk menerapkan konsep transportasi hijau yang inklusif," tutup Tribuana.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga