Sekolah Strada Andalkan Pramuka di Tengah Era Digital
Sekolah Strada Andalkan Pramuka di Era Digital

Sekolah Strada tetap mengandalkan kegiatan Pramuka sebagai sarana pendidikan karakter di tengah gempuran era digital. Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah Strada, Antonius Widyatmoko, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/5/2026). Menurutnya, Pramuka menjadi wadah yang efektif untuk membentuk karakter siswa di tengah derasnya arus informasi digital.

Pramuka sebagai Benteng Karakter

Antonius menjelaskan bahwa di era digital saat ini, banyak siswa yang lebih akrab dengan gawai dibandingkan dengan kegiatan fisik. Oleh karena itu, Pramuka menjadi alternatif yang tepat untuk mengalihkan perhatian mereka dari layar digital. "Kami melihat Pramuka mampu membentuk disiplin, kemandirian, dan rasa tanggung jawab pada siswa," ujarnya.

Kegiatan Pramuka yang Menarik

Sekolah Strada menyelenggarakan berbagai kegiatan Pramuka yang menarik, seperti berkemah, penjelajahan, dan bakti sosial. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan praktis, tetapi juga membangun kerja sama tim dan kepedulian sosial. "Kami berusaha membuat kegiatan Pramuka semenarik mungkin agar siswa antusias mengikutinya," tambah Antonius.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan Orang Tua dan Guru

Program Pramuka di Sekolah Strada mendapat dukungan penuh dari orang tua dan guru. Mereka percaya bahwa kegiatan ini dapat menjadi benteng bagi siswa dari pengaruh negatif era digital. "Orang tua sangat mendukung karena mereka melihat perubahan positif pada anak-anak mereka setelah mengikuti Pramuka," kata Antonius.

Selain itu, guru-guru di Sekolah Strada juga aktif terlibat dalam pembinaan Pramuka. Mereka tidak hanya mengawasi, tetapi juga ikut serta dalam kegiatan untuk memberikan contoh langsung kepada siswa. "Kami ingin siswa melihat bahwa guru juga peduli dan terlibat dalam pembentukan karakter mereka," jelas Antonius.

Pramuka dan Prestasi Akademik

Antonius menambahkan bahwa kegiatan Pramuka tidak mengganggu prestasi akademik siswa. Justru sebaliknya, siswa yang aktif di Pramuka cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik. "Mereka belajar manajemen waktu dan tanggung jawab, sehingga bisa membagi waktu antara belajar dan kegiatan ekstrakurikuler," pungkasnya.

Dengan demikian, Sekolah Strada membuktikan bahwa di tengah era digital, kegiatan tradisional seperti Pramuka tetap relevan dan efektif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga