Hari Kebaya Nasional 2026 Jatuh Besok, 24 Juli, Bukan Tanggal Merah
Hari Kebaya Nasional 2026 Bukan Libur, Ini Penjelasannya

Pemerintah telah menetapkan tanggal 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023. Peringatan tahun 2026 jatuh pada besok hari, Jumat, 24 Juli 2026. Namun, perlu diketahui bahwa hari tersebut bukan merupakan hari libur nasional.

Dalam Keppres tersebut, secara tegas dinyatakan bahwa Hari Kebaya Nasional bukanlah hari libur. Pasal kedua dari keputusan itu berbunyi: "Hari Kebaya Nasional bukan merupakan hari libur." Dengan demikian, tanggal 24 Juli 2026 juga tidak termasuk dalam daftar tanggal merah untuk peringatan hari besar lainnya. Masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Tujuan Peringatan Hari Kebaya Nasional

Keppres No. 19 Tahun 2023 menjelaskan bahwa kebaya merupakan identitas nasional yang bersifat lintas etnis dan telah menjadi aset budaya berharga yang perlu dilestarikan. Kebaya telah berkembang menjadi busana nasional yang digunakan dalam berbagai kegiatan, baik skala nasional maupun internasional.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penetapan tanggal 24 Juli merujuk pada Kongres Wanita Indonesia X yang dihadiri Presiden Soekarno. Dalam kongres tersebut, dinyatakan bahwa Revolusi Indonesia tidak dapat berjalan tanpa keterlibatan perempuan, dan seluruh peserta kongres mengenakan kain kebaya. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebaya sebagai warisan budaya.

5 Cara Merayakan Hari Kebaya Nasional

Meski bukan hari libur, masyarakat dapat merayakan Hari Kebaya Nasional dengan berbagai cara sederhana. Berikut beberapa inspirasi yang bisa diterapkan:

  • Mengenakan Kebaya dalam Aktivitas Harian: Kenakan kebaya santai bergaya kasual saat pergi ke kantor, kampus, atau beraktivitas di luar rumah pada hari perayaan.
  • Menggelar Lomba Busana: Komunitas atau perusahaan dapat mengadakan kompetisi peragaan busana kebaya sederhana antarkaryawan untuk meningkatkan antusiasme.
  • Kampanye di Media Sosial: Unggah potret diri mengenakan kebaya ke platform media sosial dengan tagar resmi Hari Kebaya Nasional untuk memperluas literasi budaya.
  • Diskusi dan Seminar Budaya: Selenggarakan bincang edukatif yang membahas sejarah, filosofi, serta pakem pemakaian kebaya dari berbagai daerah di Nusantara.
  • Mendukung Pengrajin Lokal: Beli atau pesan kebaya baru langsung dari pelaku UMKM dan pengrajin lokal sebagai dukungan nyata terhadap ekonomi kreatif.

Peringatan ini menjadi momentum untuk memastikan eksistensi kebaya tetap relevan di tengah modernisasi. Dengan berpartisipasi, masyarakat turut melestarikan warisan budaya bangsa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga