Waisak 2570 BE: Kafe dan Hotel di Borobudur Dibanjiri Pengunjung
Waisak 2570 BE: Kafe dan Hotel di Borobudur Ramai

KOMPAS.com – Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE telah membuat kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dipadati oleh umat Buddha dan wisatawan dari berbagai daerah. Bukan hanya area candi yang ramai, sejumlah kafe dan hotel di sekitar Borobudur juga merasakan lonjakan kunjungan sejak beberapa hari sebelum puncak perayaan Waisak dan pelepasan lampion perdamaian.

Omah Kopi Borobudur: Tempat Favorit Pengunjung

Salah satu tempat yang mengalami peningkatan pengunjung adalah Omah Kopi Borobudur yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Wanurejo. Kafe ini berada di jalur utama menuju kawasan Candi Borobudur. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Jumat (29/5/2026), hampir seluruh kursi di area dalam kafe terisi oleh pengunjung dari luar kota. Sebagian dari mereka datang lebih awal untuk mengikuti rangkaian acara Waisak, termasuk agenda pelepasan lampion yang digelar pada Minggu malam.

Dampak Positif bagi Pelaku Usaha Lokal

Lonjakan kunjungan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal di sekitar Borobudur. Para pemilik kafe dan hotel mengaku senang dengan meningkatnya jumlah pelanggan. Mereka berharap momen seperti Waisak dapat terus mendongkrak perekonomian daerah. Selain itu, keramaian ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan budaya dan pariwisata lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Antusiasme Umat Buddha dan Wisatawan

Antusiasme umat Buddha dan wisatawan sangat tinggi dalam menyambut perayaan Waisak tahun ini. Banyak yang sengaja datang dari jauh untuk berpartisipasi dalam prosesi keagamaan dan menikmati keindahan Candi Borobudur. Pelepasan lampion perdamaian menjadi salah satu acara yang paling dinantikan, menambah semarak suasana perayaan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga