Sido Muncul Tegaskan Komitmen Sosial dengan Santunan Rp200 Juta di Bulan Ramadan
Menjelang perayaan ulang tahun ke-75 pada November 2026 mendatang, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menunjukkan kepedulian sosialnya. Di tengah suasana bulan suci Ramadan, perusahaan yang dikenal dengan produk Tolak Angin tersebut menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Jakarta.
Detail Penyaluran Bantuan dan Nilai Santunan
Melalui program sosial ini, Sido Muncul menyalurkan santunan senilai total Rp200 juta kepada anak-anak yatim yang berasal dari 15 lembaga atau yayasan berbeda. Setiap anak penerima manfaat mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp200 ribu yang diharapkan dapat meringankan beban mereka selama bulan Ramadan.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada perwakilan anak-anak yatim yang hadir. Acara yang berlangsung di kantor Sido Muncul Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2025 ini turut disaksikan oleh Lurah Cipete Selatan, Supriono, yang memberikan apresiasi atas inisiatif perusahaan tersebut.
Pesan Kemanusiaan dari Direktur Sido Muncul
Dalam kesempatan tersebut, Irwan Hidayat menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya nilai berbagi kepada sesama. "Saya selalu percaya bahwa kita dilahirkan untuk mencintai. Contohnya seperti Nabi Muhammad, beliau tetap menyayangi orang yang bahkan pernah menyakitinya. Tidak membalas kebencian dengan kebencian, tapi dengan kasih sayang," ujar Irwan Hidayat dengan penuh ketulusan.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperbanyak aksi berbagi, khususnya kepada kaum duafa dan anak-anak yatim. "Kalau berbagi dengan kaum duafa dan anak-anak yatim, memang Ramadan adalah waktu yang sangat tepat. Bulan ini mengajarkan kita untuk lebih peduli dan berbuat kebaikan kepada sesama," tambahnya.
Dua Bekal Penting dari Tuhan: Inteligensi dan Akal Budi
Irwan Hidayat juga menyampaikan pesan inspiratif kepada anak-anak yatim tentang dua bekal fundamental yang diberikan Tuhan kepada setiap manusia. "Pertama adalah inteligensi, kecerdasan. Kedua adalah akal budi," jelasnya dengan penuh semangat.
Ia menekankan bahwa prinsip akal budi sejatinya sangat sederhana namun mendasar: "Akal budi itu hukumnya cuma satu, perbuatlah kepada orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Prinsip inilah yang selalu ia pegang dalam mengelola perusahaan maupun kehidupan sehari-hari, termasuk ketika mengembangkan produk-produk Sido Muncul.
Apresiasi dari Pemerintah dan Yayasan Penerima
Lurah Cipete Selatan, Supriono, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan santunan ini. Ia menilai program tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap masyarakat, khususnya warga di wilayah Kelurahan Cipete Selatan. "Ke depan kami berharap kerjasama antara pengusaha dan pemerintah dapat terus bersinergi sehingga mampu membangun lingkungan yang lebih baik," harap Supriono.
Pengurus Yayasan Al-Ittihadiyyah Cipete Selatan, Ahmad Rizal, mengungkapkan bahwa program santunan ini telah berjalan lima tahun berturut-turut. "Bantuan dari Sido Muncul ini luar biasa. Yang saya lihat bukan hanya bantuannya, tetapi karena program ini berkesinambungan. Dalam Islam itu disebut istiqamah, dan itu yang paling penting," kata Rizal dengan penuh syukur.
Rizal juga memberikan penghargaan khusus kepada Irwan Hidayat: "Walaupun Pak Irwan non-Muslim, beliau memiliki sikap dan sifat yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan seperti yang diajarkan dalam Islam. Itu yang menurut kami patut dicontoh."
Kebahagiaan Penerima Santunan dan Harapan Keberlanjutan
Zidan, salah satu anak asuh dari Yayasan Al-Ittihadiyyah Cipete Selatan, mengungkapkan kebahagiaannya menerima santunan tersebut. "Rasanya senang, bahagia," ujar Zidan singkat. Ia juga menyampaikan doa untuk Irwan Hidayat: "Semoga Bapak Irwan diberikan kesehatan dan dilimpahkan rezekinya."
Pengasuh Yayasan Al Andalusia Pela, H. Nuril Anwar, berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan besar lainnya di Indonesia. "Program seperti ini sangat baik jika dipertahankan sampai kapan pun dan bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan besar lainnya," ungkapnya.
Nuril menjelaskan bahwa bantuan yang diterima akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yatim selama bulan Ramadan, termasuk untuk kebutuhan buka puasa, sahur, dan persiapan menjelang Lebaran.
Ekspansi Program ke Semarang dan Daftar Yayasan Penerima
Selain santunan bagi 1.000 anak yatim di Jakarta, Sido Muncul juga akan menyalurkan bantuan serupa kepada 1.000 kaum duafa di Semarang pada pekan mendatang, menunjukkan komitmen perusahaan yang lebih luas dalam program sosialnya.
Berikut adalah daftar lengkap yayasan yang mendapatkan bantuan dari Sido Muncul:
- Al-Ikhlas Cipete
- Mizan Amanah Cilandak
- Pengajian H. Saidi
- Panti Asuhan Mizan Cipete Utara
- Yayasan Al-Andalusia
- Majelis Ta’lim At Taufik
- Majelis Ta’lim Al Muawwanah
- Al Ittihadiyah
- Panti Yasni (Yayasan Sejahtera Insani)
- Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia (PADI)
- Panti Asuhan Yos Sudarso
- Mizan Amanah Pasar Minggu
- Mizan Amanah Karang Tengah
- Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Muslim Nusantara Foundation
- Kelurahan Cipete Selatan
Pengurus Pundi Amal Dermawan Indonesia (PADI), Siti Zubaeda, menyatakan bahwa tahun ini merupakan kali pertama yayasannya menerima bantuan dari Sido Muncul. Sebagai bentuk apresiasi, pihak yayasan menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Irwan Hidayat atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim.
"Kami berdoa semoga beliau selalu sehat, dan untuk Sido Muncul semoga semakin sukses dan semakin jaya kedepannya, sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat," tutur Siti Zubaeda dengan harapan.
