Menkop Ferry Juliatono Ajak Persis Bersinergi Perkuat Ekonomi Umat Melalui Koperasi
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliatono menyampaikan harapannya agar Kementerian Koperasi dan Persatuan Islam (Persis) dapat bersinergi dalam memperkuat ekonomi umat. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan koperasi, yang menjadi fokus utama dalam upaya pengembangan ekonomi masyarakat.
Penandatanganan MoU di Bandung
Hal tersebut disampaikan Ferry saat memberikan sambutan pada acara Persatuan Islam (Persis) Ramadhan Expo 2026 dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Persis di Bandung, Jumat (6/3/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Bandung Muhammad Farhan, Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana, serta Direktur Umum dan Hukum Deva Rachmania.
Dalam kesempatan itu, Ferry menekankan pentingnya kolaborasi ini. "Berharap sinergi antara Kementerian Koperasi dan Persatuan Islam dapat memperkuat ekonomi umat melalui gerakan koperasi," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha masyarakat dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.
Dampak Positif bagi Produk Lokal
Ferry menjelaskan bahwa dengan peningkatan kapasitas produksi, produk lokal diharapkan mampu mengisi berbagai kebutuhan di gerai ritel Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini tidak hanya memperkuat ekonomi lokal tetapi juga mendukung kemandirian bangsa.
Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas. "Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kapasitas SDM, serta memperluas akses usaha dan pembiayaan sehingga ekonomi masyarakat semakin berkembang," tutur Ferry. Dengan demikian, sinergi ini dianggap sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Langkah Konkret Penguatan Ekonomi
Penandatanganan MoU ini menandai komitmen bersama antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam membangun ekonomi yang lebih kuat. Beberapa poin penting dari sinergi ini meliputi:
- Penguatan kelembagaan koperasi melalui dukungan regulasi dan sumber daya.
- Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan usaha.
- Perluasan akses pembiayaan dan pasar bagi produk lokal.
- Dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk bersaing di tingkat nasional.
Dengan langkah ini, diharapkan ekonomi umat dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global.



