Gerindra Peringati HUT ke-18 dengan Aksi Nyata Penanaman 1.000 Mangrove di Pesisir Lampung
Bulan Februari menjadi momen istimewa bagi seluruh kader Partai Gerindra di Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18, partai berlambang burung garuda ini tidak sekadar menggelar perayaan seremonial, tetapi mengubahnya menjadi ajang berlomba dalam kebaikan melalui berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Aksi Lingkungan dan Sosial di Kawasan Ciku Nyinyi
Semangat tersebut terwujud nyata di Provinsi Lampung. Anggota Komisi IV DPR RI, Dwita Ria Gunadi, bersama dengan jajaran Dewan Pimpinan Daerah Gerindra Lampung, Fraksi DPRD Gerindra Provinsi Lampung, serta organisasi sayap partai seperti PIRA, TIDAR, dan KESIRA, menggelar serangkaian kegiatan di kawasan Ciku Nyinyi, Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan yang dilaksanakan mencakup tiga aspek utama: penanaman mangrove secara simbolis sebanyak 1.000 bibit, aksi bersih pantai yang melibatkan kader dan warga setempat, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar. Dwita Ria menegaskan bahwa ini bukan sekadar acara seremonial ulang tahun partai, melainkan wujud komitmen jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masa depan masyarakat pesisir.
Mangrove sebagai Investasi Jangka Panjang
Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 12 Februari 2026, Dwita Ria menjelaskan bahwa penanaman mangrove merupakan investasi berharga untuk generasi mendatang. "Penanaman mangrove ini adalah investasi jangka panjang untuk anak cucu kita. Mangrove memiliki banyak manfaat, mulai dari melindungi pantai dari abrasi, mencegah banjir rob, hingga menjadi habitat bagi berbagai biota laut yang menunjang perekonomian masyarakat pesisir," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hutan mangrove memainkan peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Akar mangrove yang kokoh mampu meredam gelombang laut dan mengurangi risiko pengikisan pantai secara signifikan. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap karbon yang efektif, sehingga turut membantu upaya mitigasi perubahan iklim global.
"Di dalam ekosistem mangrove hidup ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan nelayan. Jika mangrove terjaga, ekonomi masyarakat pesisir ikut terjaga," tegas Dwita Ria.
Rangkaian Kegiatan yang Menyeluruh
Aksi bersih pantai yang dilakukan bersama kader dan warga setempat tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi media edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir. Setelah kegiatan lingkungan, panitia membagikan paket sembako kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial yang konkret.
Dwita Ria menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan semangat perjuangan Partai Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan, penguatan ekonomi rakyat, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup. "Kami ingin kehadiran Gerindra benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik melalui kebijakan di parlemen maupun aksi nyata di lapangan. Politik harus memberi solusi, bukan sekadar janji," tambahnya.
Respon Positif dari Masyarakat
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat gotong royong. Warga Way Ratai menyambut positif langkah kader Gerindra yang turun langsung ke lapangan. Mereka menyampaikan harapan agar penanaman mangrove tidak berhenti hanya pada hari peringatan HUT partai saja, tetapi dapat berlanjut secara berkala untuk memastikan keberlanjutan program pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini menunjukkan bagaimana momentum politik dapat diarahkan menjadi energi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan menanam 1.000 mangrove di pesisir Lampung, Partai Gerindra tidak hanya memperingati ulang tahunnya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat pesisir Indonesia.