Ketua DPRD DKI Jakarta Tinjau Ragunan, Desak Harga Tiket Tetap Terjangkau
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin melakukan kunjungan kerja ke Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan pada Rabu, 25 Maret 2026. Dalam kunjungannya, dia didampingi langsung oleh Kepala Unit Pengelola TMR Endah Rumiyati untuk mengevaluasi fasilitas dan layanan publik di kawasan konservasi tersebut.
Apresiasi Terhadap Aksesibilitas dan Keamanan
Khoirudin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kemudahan akses yang diterapkan di Ragunan. "Saya sengaja datang hari ini untuk memastikan masyarakat mudah mengakses Ragunan. Sistem kartu akses yang diterapkan sangat praktis, cukup disenggol sedikit sudah terbuka. Ada juga opsi menggunakan barcode yang semakin memudahkan warga Jakarta," ujarnya di lokasi.
Dia juga memuji sistem pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai unsur:
- Kepolisian dari unit Objek Vital (Obvit)
- Unsur TNI
- Pengamanan internal Ragunan (Pamdal)
"Insya Allah keamanan terkendali dengan baik, memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung. Kebersihan kawasan juga luar biasa meskipun ramai pengunjung. Tempat sampah tersedia di banyak titik, memudahkan pengunjung membuang sampah," tambah Khoirudin.
Fasilitas Pendukung yang Diapresiasi
Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut turut mengapresiasi keberadaan ruang laktasi di Ragunan. "Layanan untuk ibu-ibu menyusui ini sangat keren karena memang tidak bisa dilakukan di area publik terbuka, harus ada tempat tertutup yang nyaman," katanya menegaskan pentingnya fasilitas pendukung keluarga.
Permintaan Khusus: Harga Tiket Tak Boleh Naik
Poin penting yang disampaikan Khoirudin adalah permintaan agar harga tiket masuk Ragunan tidak dinaikkan. "Ragunan ini merupakan imbal balik layanan pemerintah kepada warga yang telah membayar pajak. Saya pastikan bahwa anggaran APBD kita harus mendukung agar harga tiket masuk Ragunan tidak naik," tegasnya.
Dia menegaskan bahwa Taman Margasatwa Ragunan merupakan bentuk layanan edukasi publik yang wajib dijaga keterjangkauannya. "Ini layanan publik. Setelah masyarakat membayar pajak, kita kembalikan dalam bentuk layanan di Ragunan. Saya akan mendukung penuh komitmen ini," ucap Khoirudin.
Rekomendasi Kawasan Khusus Perokok
Selain isu harga tiket, Khoirudin juga merekomendasikan pembuatan kawasan khusus perokok di Ragunan. Rekomendasi ini disampaikan sesuai dengan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
"Mudah-mudahan ke depan, sesuai dengan regulasi terbaru tentang KTR, bisa disediakan kawasan khusus untuk para perokok. Jangan sampai perokok aktif merugikan perokok pasif, atau ibu-ibu dan bapak-bapak yang tidak merokok terkena dampak asap rokok," jelasnya.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen DPRD DKI Jakarta untuk memastikan Ragunan tetap menjadi destinasi edukasi dan rekreasi yang terjangkau, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta.



