KOMPAS.com – Banyak orang beranggapan bahwa generasi muda yang tumbuh bersama internet otomatis lebih memahami keamanan siber beserta risikonya. Namun, penelitian terbaru menunjukkan anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Kebiasaan membuat kata sandi (password) pengguna berusia 18 tahun ternyata sangat mirip dengan pengguna berusia 80 tahun.
Kelemahan Password di Semua Usia
Artinya, kelemahan dalam penggunaan kata sandi masih ditemukan di seluruh kelompok usia, mulai dari Generasi Silent hingga Generasi Z. Penelitian ini menantang asumsi umum bahwa digital native lebih sadar keamanan.
Implikasi bagi Keamanan Siber
Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi keamanan siber perlu menjangkau semua generasi, tidak hanya kelompok usia lanjut. Kebiasaan buruk seperti menggunakan kata sandi lemah atau mengulang password antar akun masih lazim terjadi pada semua umur.



