Adegan Tak Senonoh di Videotron Melawi Akibat Akses Ilegal, Pemkab Minta Maaf
Adegan Tak Senonoh di Videotron Melawi, Pemkab Minta Maaf

Pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 13.04 WIB, sebuah videotron di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menampilkan adegan tidak senonoh yang direkam oleh pengendara yang melintas. Video tersebut kemudian viral di media sosial, memicu reaksi publik dan respon cepat dari pemerintah daerah.

Diskominfo Ungkap Indikasi Peretasan

Kepala Bidang e-Government dan Persandian Dinas Kominfo Melawi, Sasra Irawan, dalam jumpa pers yang diunggah di Instagram @diskominfomelawi pada Selasa (28/7/2026), menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara ditemukan indikasi akses tidak sah pada akun pengelolaan Videotron Melawi Platform Cloud. Tim masih melakukan analisis log-system dan berkoordinasi dengan penyedia layanan untuk memastikan kronologis, metode akses, serta dampak yang ditimbulkan.

“Sebagai langkah pengamanan, kami telah mengamankan akun pengelola, mengganti akses, melakukan pemeriksaan konfigurasi perangkat, serta meningkatkan pengamanan sistem guna mencegah kejadian serupa,” ujar Sasra. Diskominfo juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab atau pihak yang bertanggung jawab hingga investigasi selesai.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemkab Melawi Minta Maaf dan Perkuat Keamanan

Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Joko Wahyono, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas insiden tersebut. “Tayangan tersebut sama sekali bukan merupakan materi publikasi yang direncanakan, diproduksi, maupun disetujui oleh Pemerintah Daerah,” tegasnya. Berdasarkan penelusuran awal, akun atau sistem pengelolaan videotron telah diakses secara tidak sah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga menyebabkan munculnya konten yang tidak sesuai dengan norma, etika, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Melawi berkomitmen untuk meningkatkan keamanan sistem dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Investigasi mendalam masih berlangsung untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peretasan ini.

Dampak dan Langkah Lanjutan

Insiden ini menjadi pengingat akan kerentanan sistem digital publik. Diskominfo akan memperketat protokol keamanan dan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh perangkat videotron di wilayah Melawi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga