Insiden di Panggung Wisuda UINSA Surabaya
Momen tak terduga terjadi pada wisuda ke-115 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Seorang wisudawati, Ema Syarifatul Hidayati, lulusan sarjana hukum Fakultas Syariah dan Hukum, terperosok jatuh dari panggung saat meminta rektor untuk memotretnya. Peristiwa ini terekam dalam siaran langsung kanal YouTube resmi UINSA pada Sesi III, Minggu, 26 Juli 2026.
Bagian Kerjasama, Kelembagaan dan Humas UINSA, Nur Hayati, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui bahwa kejadian itu mendadak dan di luar kendali tim pelaksana wisuda. "Sebagaimana yang terekam di streaming, kejadiannya memang mendadak di luar kendali kami di tim pelaksana wisuda," kata Nur kepada detikJatim, Rabu, 29 Juli 2026.
Kronologi dan Dampak Kejadian
Wisudawati asal NTT itu terjatuh setelah prosesi pemindahan tali toga. Saat itu, ia mengikuti tren media sosial dengan meminta rektor memotretnya. Namun, langkahnya salah dan ia terperosok ke bawah panggung, menimpa sejumlah barang seperti monitor dan properti acara. Potongan video momen tersebut viral di media sosial, menarik perhatian publik.
Meskipun tidak ada laporan cedera serius, pihak kampus segera melakukan evaluasi. Nur Hayati menegaskan bahwa sebelumnya mereka sudah sering mengimbau para wisudawan saat gladi bersih untuk tidak melakukan selebrasi berlebihan. "Tentunya akan kami evaluasi lebih lanjut. Meskipun sebenarnya kami juga sudah kerapkali mengimbau para wisudawan ketika Gladi Bersih supaya tidak melakukan selebrasi yang berlebihan saat prosesi wisuda. Untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan," bebernya.
Respons dan Langkah Ke Depan
Insiden ini menjadi pelajaran bagi UINSA untuk meningkatkan pengawasan selama prosesi wisuda. Pihak kampus berencana mengevaluasi tata kelola panggung dan memperketat imbauan kepada wisudawan agar tidak melakukan aksi berisiko. Kejadian serupa diharapkan tidak terulang di masa mendatang.
Video viral tersebut juga memicu diskusi di media sosial tentang keamanan panggung dan etika selebrasi wisuda. Banyak warganet yang menyayangkan kejadian tersebut, namun juga mengapresiasi respons cepat pihak kampus.



