Evelyn Egidia Sitopu, Lulusan IPB dengan IPK 3,99 dan Predikat Terbaik FEM
Lulusan IPB IPK 3,99 Evelyn Egidia Sitopu Terbaik FEM

Evelyn Egidia Sitopu, seorang mahasiswa dari Pematang Siantar, Sumatera Utara, berhasil menorehkan prestasi gemilang di Institut Pertanian Bogor (IPB) University. Putri dari seorang petani hortikultura ini lulus dari Program Studi Agribisnis dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Pada wisuda yang digelar pada 15 Juli 2026, ia dinobatkan sebagai lulusan terbaik dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM).

Perjuangan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Evelyn merupakan alumnus SMAN 1 Raya, Pematang Siantar. Ia berhasil lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN (kini Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT). Selama kuliah, ia mendapatkan bantuan dari Program KIP Kuliah yang membantunya membiayai pendidikan. Meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, semangat dan kerja keras Evelyn tidak pernah surut.

“Saya sangat bersyukur bisa kuliah di IPB dengan bantuan KIP Kuliah. Orang tua saya petani, dan mereka sangat mendukung pendidikan saya. Ini adalah hasil dari kerja keras dan doa,” ujar Evelyn dalam wawancara singkat setelah wisuda.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pencapaian Akademik yang Konsisten

Selama menempuh pendidikan, Evelyn dikenal sebagai mahasiswa yang disiplin dan konsisten. Ia aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan organisasi. Prestasinya tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

Dekan FEM IPB, Prof. Dr. Ir. Nunung Nuryartono, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian Evelyn. “Evelyn adalah contoh nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk meraih prestasi. IPK 3,99 dan predikat lulusan terbaik FEM membuktikan dedikasinya yang luar biasa,” ujarnya.

Dampak bagi Pendidikan Inklusif

Kisah Evelyn menjadi bukti keberhasilan program KIP Kuliah dalam mendorong akses pendidikan tinggi bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, program KIP Kuliah telah membantu lebih dari 1,5 juta mahasiswa sejak diluncurkan. Evelyn berharap prestasinya dapat memotivasi generasi muda untuk terus bermimpi dan berusaha.

“Jangan pernah menyerah meskipun kondisi ekonomi terbatas. Dengan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, kita bisa meraih apa pun,” pesan Evelyn kepada para pelajar di seluruh Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga