Inspiratif! Anak Buruh Asal NTT Raih Lulusan Terbaik IPDN
Anak Buruh NTT Raih Lulusan Terbaik IPDN

Aji Bayu Ramadhan, pemuda asal Kecamatan Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, berhasil menorehkan prestasi gemilang. Ia lulus sebagai lulusan terbaik dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada Angkatan XXXIII. Prestasi ini semakin istimewa karena Aji berasal dari keluarga sederhana; ayahnya seorang buruh bangunan yang kerap berpindah proyek dan bahkan pernah menjadi pemungut rongsokan serta perajin untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ibunya menjadi penopang utama dengan mendidik anak-anaknya agar tetap optimis meraih masa depan lebih baik.

Perjuangan dari Daerah 3T

Aji mengaku bahwa perjalanannya menuju IPDN tidaklah mudah. Ia berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dengan akses informasi yang sangat terbatas. Meski demikian, ia gigih mencari informasi seleksi secara daring dan mengandalkan doa kedua orang tuanya. "Hal yang paling saya rasakan susah ketika masuk IPDN adalah informasi. Dikarenakan saya berasal dari daerah 3T yang akses informasi di situ belum terlalu terbuka," ujarnya seusai upacara pelantikan di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Seleksi Transparan Tanpa Intervensi

Aji menyadari bahwa kesempatan masuk IPDN terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan tinggi. Ia menjadi saksi langsung bahwa seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dan tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun. "Saya adalah saksi ... melihat segala macam proses seleksi dilaksanakan dengan betul-betul Website Online dan tidak bisa diintervensi oleh siapa pun," katanya dalam keterangan tertulis pada Kamis (30/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pendidikan Penuh Gratis dari Negara

Selama empat tahun masa pendidikan, seluruh kebutuhan dasar Aji dipenuhi secara gratis oleh negara. "Tentu saja alhamdulillahnya kami di-Provide dengan gratis di sini. Saya pikir semua hal dari pakaian, sepatu, seragam, makanan, listrik, air semuanya yang menjadi fondasi kehidupan itu sudah di-Provide secara maksimal oleh kampus. Jadi, kami di sini hanya sekadar datang dan fokus belajar," tuturnya. Sistem pendidikan tanpa biaya ini memungkinkan Aji fokus belajar dan menempa diri menjadi calon aparatur pemerintahan. Ia berhasil meraih predikat lulusan terbaik dan menerima penghargaan Kartika Astha Brata.

Pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto

Puncak perjalanan Aji tiba saat ia resmi dilantik sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII bersama 1.203 lulusan lainnya. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kampus IPDN Jatinangor. "Saya sangat berterima kasih atas semua hal yang terjadi oleh Presiden kami. Karena ini adalah pertama kali Presiden Prabowo datang ke IPDN Jatinangor," ungkap penerima Penghargaan Kartika Astha Brata tersebut. Kini, Aji siap mengabdikan diri sepenuhnya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga