Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Tunjuk Mykhailo Drapaty
Zelensky Pecat Panglima Militer, Tunjuk Mykhailo Drapaty

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memecat Panglima Militer Oleksandr Syrsky pada Selasa (21/7/2026) waktu setempat, di tengah krisis politik yang dipicu oleh pemecatan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov yang populer. Zelensky menunjuk Komandan Pasukan Gabungan Mykhailo Drapaty sebagai pengganti Syrsky.

Latar Belakang Pemecatan Syrsky

Syrsky, 60 tahun, telah menjabat sejak 2024 dan merupakan salah satu komandan paling berpengalaman Ukraina. Ia memimpin pertahanan Kyiv pada awal invasi skala penuh Rusia tahun 2022. Pemecatannya terjadi setelah aksi protes warga selama beberapa hari yang mendukung Fedorov, yang menuduh Syrsky memaksanya keluar dan menghambat reformasi militer.

"Saya telah memutuskan bahwa Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina yang baru adalah Mykhailo Drapaty," kata Zelensky dalam unggahan di Telegram. "Saya berterima kasih kepada Oleksandr Syrsky dan kepada setiap prajurit kita atas posisi garis depan Ukraina yang kuat," imbuhnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Krisis Politik Akibat Pemecatan Fedorov

Pertanyaan tentang masa depan Syrsky mencuat pekan lalu ketika Zelensky memecat Menteri Pertahanan Fedorov, yang sangat populer di kalangan masyarakat, hanya enam bulan setelah melantiknya. Keputusan itu memicu aksi protes luas di Kyiv dan kota-kota lain. Para demonstran khawatir langkah tersebut dapat melemahkan upaya perang Ukraina dan menuntut Fedorov dikembalikan ke jabatannya.

Fedorov, 35 tahun, dikenal melek teknologi dan berupaya memodernisasi militer. Upayanya membuatnya berkonflik dengan kepemimpinan militer. Ia menuduh Syrsky menghalangi inisiatif modernisasi dan merampingkan angkatan bersenjata, serta menekan Zelensky untuk memecatnya. Tuduhan tersebut dibantah oleh Syrsky.

Dampak dan Reaksi

Pemecatan Syrsky terjadi di tengah ketegangan dengan Rusia, termasuk serangan rudal Rusia yang mengguncang Kyiv dan peluncuran lebih dari 400 drone Ukraina ke Moskow. Langkah ini dipandang sebagai upaya Zelensky meredakan krisis politik, namun juga menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas komando militer di saat kritis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga