Viral Pendaki Bawa Sapi ke Rinjani, Pengelola Tegaskan Itu Pelanggaran
Viral Pendaki Bawa Sapi ke Rinjani, Itu Pelanggaran

Video Lama Kembali Viral

Video yang memperlihatkan rombongan pendaki membawa seekor sapi saat mendaki Gunung Rinjani viral di media sosial. Rekaman itu diunggah ulang oleh akun Instagram @pendakilawas dan menunjukkan sapi kesulitan menaiki tangga di jalur pendakian Torean, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam video, tampak seseorang menarik tali yang mengikat sapi tersebut.

Pelanggaran di Taman Nasional

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Astekita Ardiaristo, menegaskan bahwa video tersebut direkam tahun lalu di jalur Torean. Ia menyatakan bahwa membawa hewan ke kawasan Gunung Rinjani merupakan pelanggaran. 'Itu video lama tahun lalu. Itu dari jalur Torean,' jelas Astekita. Pendaki tidak diperbolehkan membawa hewan ke dalam kawasan taman nasional.

Dugaan Kegiatan Nazar atau Budaya

Astekita menduga rombongan tersebut merupakan masyarakat yang sedang menjalankan nazar atau kegiatan budaya. Meskipun demikian, pihak TNGR telah melakukan koordinasi dan sosialisasi agar kejadian serupa tidak terulang. 'Sepertinya masyarakat yang melakukan kegiatan nazar atau kegiatan budaya. Namun kami sudah koordinasi dan sosialisasi untuk tidak melakukan hal tersebut kembali,' ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Video yang diunggah disertai narasi bahwa sapi dibawa untuk kebutuhan konsumsi dan akhirnya disembelih di lokasi untuk diolah menjadi hidangan bagi rombongan. Hal ini memicu kecaman dari pengguna internet.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga