Trump Ancam Bombardir Gunung Pickaxe Iran, Situs Nuklir Bawah Tanah
Trump Ancam Bombardir Gunung Pickaxe Iran, Situs Nuklir

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran, kali ini menargetkan Gunung Pickaxe, sebuah situs nuklir bawah tanah yang diyakini menjadi lokasi fasilitas pengayaan uranium rahasia Teheran. Dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Selasa (21/7/2026) waktu setempat, Trump mengatakan bahwa AS akan menghantam area tersebut dalam waktu dekat dengan kekuatan yang sangat dahsyat.

Trump: Iran Mungkin Pindahkan Sentrifugal ke Gunung Pickaxe

"Kita akan menghantam area tersebut dalam waktu dekat, dan dengan sangat dahsyat," kata Trump kepada wartawan, seperti dilansir AFP dan Al Jazeera, Rabu (22/7/2026). Ia menambahkan, "Mungkin dalam waktu dekat, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya." Trump juga mengakui bahwa Washington belum memiliki konfirmasi resmi mengenai pemindahan sentrifugal nuklir Iran ke Gunung Pickaxe, namun ia meyakini kemungkinan itu terjadi. "Menurut saya mungkin saja mereka sudah melakukannya. Kami tidak memiliki catatannya," ujarnya, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Ancaman ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir. Dalam wawancara dengan The Hugh Hewitt Show pekan lalu, Trump secara terang-terangan mengatakan "akan menaklukkan Gunung Pickaxe" dan meminta Iran untuk bersiap.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Gunung Pickaxe: Situs Nuklir Bawah Tanah yang Dirahasiakan

Gunung Pickaxe, yang secara resmi dikenal sebagai fasilitas Shahid Alimohammadi, terletak di Pegunungan Zagros, sekitar 1,5 kilometer di selatan kompleks pengayaan nuklir Natanz di Provinsi Isfahan. Nama "Gunung Pickaxe" merupakan terjemahan dari nama Persia-nya, "Kuh-e Kolang Gaz La". Situs ini memiliki ketinggian 1.608 meter di atas permukaan laut dan mencakup area lereng seluas sekitar satu kilometer persegi. Iran telah membangun pagar pengaman sepanjang beberapa kilometer yang mengelilingi gunung tersebut dan terhubung dengan pagar perimeter kompleks Natanz.

Menurut laporan intelijen AS, fasilitas di Gunung Pickaxe dibangun sangat jauh di dalam gunung, di bawah lapisan batuan granit padat setebal ratusan meter. Analisis citra satelit terbaru menunjukkan bahwa kompleks tersebut digali hingga lebih dari 100 meter di bawah lapisan batuan dasar, menjadikannya sulit dihancurkan sepenuhnya oleh bom konvensional.

Fasilitas Rahasia atau Manufaktur Sentrifugal?

Badan intelijen Barat menduga Teheran berupaya membangun fasilitas pengayaan uranium rahasia yang tidak dideklarasikan di area tersebut, yang akan berfungsi sebagai "langkah pengamanan strategis" bagi program nuklir Iran. Namun, sejak pembangunan dimulai pada tahun 2020, Iran bersikeras bahwa fasilitas tersebut hanya digunakan untuk perakitan dan manufaktur sentrifugal canggih, menggantikan fasilitas di permukaan tanah yang telah hancur.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah menyatakan bahwa Teheran tidak memiliki situs pengayaan uranium yang tidak dideklarasikan, dan semua fasilitasnya dipantau oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), badan pengawas nuklir PBB. Laporan terbaru Israel, bagaimanapun, menyebutkan bahwa Iran telah memindahkan ribuan sentrifugal pengayaan uranium ke dalam terowongan di Gunung Pickaxe pada musim gugur lalu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga