Kasus Teror Karangan Bunga ke dr Oky Pratama Naik ke Penyidikan
Kasus Teror Karangan Bunga dr Oky Pratama Naik Penyidikan

Polda Metro Jaya mengumumkan perkembangan terbaru dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh dokter spesialis kecantikan, dr Oky Pratama. Kasus yang bermula dari pengiriman karangan bunga berisi fitnah tersebut kini resmi dinaikkan ke tahap penyidikan.

25 Saksi Sudah Diperiksa

Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno mengungkapkan bahwa hingga saat ini, perkara tersebut sudah memasuki tahapan penyidikan. "Penyidik telah memeriksa sebanyak 25 orang saksi," ujarnya dalam keterangan pada Kamis (23/7/2026).

Penyidik masih akan terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi lainnya guna membuat terang perkara ini. "Penyidik masih akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti lainnya," tambah Onkoseno.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Kasus

dr Oky Pratama melaporkan dugaan teror ke Polda Metro Jaya setelah menerima karangan bunga yang berisi fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan tersebut diajukan pada Agustus 2025. Setelah melalui gelar perkara, kasus ini akhirnya naik ke tahap penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan hal tersebut. "Betul sudah gelar perkara dan naik ke tahap penyidikan," kata Budi, dilansir Antara pada Kamis (30/4). Ia menjelaskan bahwa peningkatan status ini dilakukan setelah penyidik menemukan adanya unsur pidana dalam perkara yang dilaporkan.

Proses Hukum Lanjutan

Dengan naiknya status ke penyidikan, penyidik kini memiliki kewenangan lebih luas. Mereka dapat mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, dan menetapkan tersangka dalam dugaan teror karangan bunga ini. Budi Hermanto menambahkan bahwa penyidik akan segera menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak-pihak terkait.

"Untuk pemeriksaan lanjutan, akan dijadwalkan oleh penyidik," ujar Budi. Kasus ini terus bergulir untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas teror yang dialami dr Oky Pratama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga