India mengecam serangan terhadap kapal komersial GFS Galaxy di perairan timur Oman yang membawa 11 warga negaranya. Dari jumlah tersebut, 10 orang berhasil selamat sementara satu orang dilaporkan hilang. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
Kronologi Serangan Kapal GFS Galaxy
Kementerian Luar Negeri India dalam pernyataan resminya pada Minggu (12/7/2026) mengonfirmasi bahwa 11 warga negara India berada di atas kapal GFS Galaxy. "Dari 11 warga negara India di atas kapal, 10 telah diselamatkan sejauh ini, sementara satu warga negara India dilaporkan hilang," demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir dari AFP.
Kapal komersial tersebut diserang di lepas pantai Oman pada Minggu pagi. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk mencari korban hilang. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa kapal tersebut telah dinonaktifkan akibat kebakaran dan kerusakan parah pada ruang mesinnya. CENTCOM menuduh Teheran sebagai dalang serangan tersebut.
Reaksi Keras Pemerintah India
Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa serangan terhadap pelayaran komersial di kawasan itu "sangat mengkhawatirkan". India mendesak agar navigasi bebas di perairan internasional di kawasan tersebut harus dipulihkan sesuai dengan hukum internasional. "Penargetan pelayaran komersial dan infrastruktur sipil di kawasan itu harus diakhiri," tegas pernyataan tersebut.
India juga meminta agar "navigasi bebas dan tanpa hambatan melalui jalur air internasional di kawasan itu, sesuai dengan hukum internasional, harus dipulihkan sesegera mungkin." Serangan ini terjadi di tengah ketegangan baru yang mengancam kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang Timur Tengah yang dimulai pada 28 Februari lalu dengan serangan AS-Israel terhadap Iran, termasuk serangan yang menewaskan mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei.
Kapal Terbakar di Selat Hormuz
Badan maritim Inggris (UKMTO) menerima laporan insiden di sekitar 17 kilometer di sebelah timur pantai Oman. Kapal kontainer tersebut mengalami kerusakan di bagian belakang kapal. "Otoritas militer telah melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer mengalami kerusakan di bagian belakang kapal, yang menyebabkan kebakaran di dalam kapal," kata UKMTO. "Kapal-kapal disarankan untuk melintasi dengan hati-hati," tambahnya. Awak kapal kontainer kemudian menyelamatkan diri menggunakan sekoci setelah serangan.
Serangan ini terjadi ketika Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada hari Minggu dan meluncurkan rudal serta drone ke negara-negara tetangganya di Teluk sebagai balasan atas serangan baru AS. CENTCOM sebelumnya mengonfirmasi bahwa IRGC (Pengawal Revolusi Iran) telah menyerang M/V GFS Galaxy, sebuah kapal kontainer berbendera Siprus yang melintasi Selat Hormuz. Seorang awak sipil dilaporkan hilang dan kapal tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kebakaran di dalam kapal dan kerusakan signifikan di ruang mesin.



