Prabowo Kelakar Polri Tak Mau di Bawah Kemenhan Saat Panen Raya
Prabowo: Polisi Enggak Mau di Bawah Menhan

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kelakar soal Polri yang tidak berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) seperti TNI. Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin acara panen raya bersama TNI di Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Candaan Prabowo soal Polri dan Maung

Prabowo mulanya bercerita saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ia ditawari menggunakan mobil jip buatan PT Pindad, Maung. Pada momen itu, Prabowo melontarkan candaan soal posisi Polri yang tidak berada di bawah Kemenhan.

"Waktu saya Menteri Pertahanan, disodorkan, 'Pak, TNI,' waktu itu saya Menhan ya, jadi saya enggak bisa ngurus Polri, sorry, polisi enggak mau di bawah Menteri Pertahanan sih," kata Prabowo yang diikuti gelak tawanya dan hadirin.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dua Pilihan Mobil Jip

Prabowo menceritakan saat itu ia ditawarkan dua pilihan. Pertama, jip buatan luar negeri dengan harga murah dan kualitas bagus. Lalu satu lagi, Maung dengan harga cukup mahal, tetapi merupakan produk bangsa Indonesia.

"Ya sudah saya pilih yang mahal, agak mahal, tapi buatan anak Indonesia sendiri, yaitu Maung. Yang sekarang dipakai perwira-perwira kita, sekarang pakai Maung," ucap dia.

Perbedaan Struktur Kelembagaan Polri dan TNI

Sebagai informasi, secara kelembagaan Polri berada langsung di bawah presiden dan tidak berada di bawah kementerian mana pun. Hal itu berbeda dengan TNI yang ditempatkan di bawah Kementerian Pertahanan dalam hal administrasi hingga perencanaan anggaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga