Prabowo: Tak Ada Kekuasaan Abadi, Tiap Pemimpin Punya Masa
Prabowo: Tak Ada Kekuasaan Abadi, Tiap Pemimpin Punya Masa

Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran menteri hingga kepala badan dan lembaga dalam Kabinet Merah Putih untuk menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (20/7) sore. Dalam taklimat pembukaan rapat tersebut, Prabowo menegaskan bahwa tidak ada kekuasaan yang abadi. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki masanya masing-masing.

Filosofi Kepemimpinan Prabowo

"Tiap masa ada pemerintahnya, tiap pemerintah ada masanya, tiap masa ada pemimpinnya, tiap pemimpin punya masanya," kata Prabowo dalam sidang kabinet yang disiarkan langsung di televisi. Pernyataan ini menekankan bahwa kekuasaan bersifat sementara dan setiap periode kepemimpinan memiliki tantangan serta tanggung jawab yang harus dihadapi.

Prabowo mengakui masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan di Indonesia. Ia menyinggung soal gaji guru di Indonesia yang dinilai masih cukup kecil. Selain itu, ia menyoroti kurangnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia serta masih adanya masyarakat yang hidup dalam taraf kemiskinan ekstrem.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tekad Menyelesaikan Masalah Bangsa

Atas dasar itu, Prabowo menegaskan tekad di bawah kepemimpinannya untuk menyelesaikan seluruh permasalahan tersebut. "Kita diberi mandat oleh rakyat untuk hadapi dan selesaikan masalah," ujarnya. Sidang Kabinet Paripurna sore itu merupakan sidang kabinet perdana setelah kurang lebih empat bulan lamanya. Prabowo tercatat terakhir kali menggelar Sidang Kabinet Paripurna pada 13 Maret 2026 lalu.

Agenda dan Harapan ke Depan

Sidang kabinet ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat program-program prioritas pemerintah, terutama dalam bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan pengentasan kemiskinan. Para menteri dan kepala lembaga diharapkan dapat bersinergi dalam merealisasikan target-target yang telah ditetapkan. Dengan semangat kebersamaan, Prabowo optimistis bahwa berbagai persoalan bangsa dapat diatasi secara bertahap.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga