WIKA-RAU KSO, selaku pelaksana Proyek Extended Concourse Bundaran HI, angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan cekcok antara petugas keamanan proyek dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Perusahaan menegaskan bahwa petugas yang terlihat dalam video merupakan personel keamanan yang bertugas mendukung pengamanan area proyek.
Komitmen Perusahaan terhadap Keselamatan
Dalam pernyataan resminya, WIKA-RAU KSO menyatakan tetap berkomitmen menjalankan prosedur kerja serta menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi proyek. Perusahaan akan menindaklanjuti setiap kejadian sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelaksanaan pekerjaan.
Perusahaan juga memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang dinilai telah berupaya menjalankan tugasnya menjaga keselamatan masyarakat dan ketertiban di sekitar area proyek. "Perusahaan memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan ketertiban di sekitar area proyek, sekaligus terus mendorong profesionalitas dan sisi humanis dalam menjalankan tugasnya," tulis pernyataan WIKA-RAU KSO melalui akun Instagram, dikutip Jumat (24/7/2026).
Perlindungan bagi Petugas
"Perusahaan juga akan memastikan setiap personel yang menjalankan tugasnya secara profesional memperoleh perlindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," sambung pernyataan tersebut. Selain itu, perusahaan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu, marka, dan isyarat lalu lintas demi keselamatan bersama.
Polisi Panggil Kedua Pihak
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil pengemudi Toyota Alphard dan petugas keamanan yang terlibat cekcok untuk dimintai klarifikasi. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan kedua pihak akan diperiksa secara terpisah sebelum dipertemukan dalam proses konfrontasi.
"Saya akan melakukan panggilan klarifikasi kepada pemilik Alphard. Kemudian panggilan klarifikasi kepada security yang terlibat cekcok dengan sopir Alphard. Setelah itu kita konfrontir di Subdit Gakkum," kata Ojo kepada wartawan, Kamis (23/7/2026). Polisi juga mendalami dugaan penggunaan pelat nomor Toyota Alphard yang diduga tidak sesuai dengan identitas kendaraan. Penanganan perkara, menurut Ojo, akan dilakukan secara objektif terhadap seluruh pihak yang terlibat.



