Polres Tangsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kranggan
Polres Tangsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Kranggan

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kampung Kranggan, Kecamatan Setu, Tangsel, Banten. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Kapolres Langsung Memimpin Penyaluran

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo memimpin langsung pendistribusian bantuan tersebut didampingi Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya, Ketua RW 05 Mad Hasan, dan Ketua RT 13 Ade. Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran Polri adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Kami hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Polri akan terus hadir dan berupaya memberikan pelayanan serta bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar AKBP Boy Jumalolo pada Kamis, 30 Juli 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Warga Antre dengan Tertib

Bantuan air bersih disalurkan kepada warga RT 13 dan masyarakat di wilayah sekitarnya. Warga tertib mengantre dengan membawa galon, ember, dan berbagai wadah penampungan lainnya. Kapolres juga berdialog dengan warga untuk mendengarkan langsung kondisi yang mereka hadapi akibat kekeringan serta memastikan kebutuhan air bersih dapat segera terpenuhi.

Polres Tangerang Selatan bersama jajaran polsek akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, perangkat kewilayahan, dan instansi terkait untuk memantau serta mendata wilayah lain yang terdampak kekeringan. Koordinasi ini dilakukan agar penyaluran bantuan dapat berlangsung secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Imbauan Antisipasi Kebakaran

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. "Musim kemarau meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun lahan kosong, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Langkah-langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan, permukiman, dan keselamatan warga," kata Kombes Budi.

Warga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi program Jaga Jakarta+ melalui kehadiran Polri yang responsif, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian dapat menghubungi Bhabinkamtibmas, kantor kepolisian terdekat, atau layanan Polri 110 yang siaga selama 24 jam.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga